Untitled-1

Mood Swing Saat Hamil? Wajar Sih, Tapi…

Senyum membayangkan wajah si buah hati di dalam kandungan, beberapa menit kemudian berubah sedih sampai air mata menitik.

Begitulah mood ibu hamil. Tiba-tiba merasa happy, tiba-tiba berubah sedih atau sebaliknya.

Itulah yang dinamakan mood swing, perubahan suasana hati (mood) yang sebagian besar merupakan refleksi dari perubahan hormon pada ibu hamil (bumil). Mood swing adalah perubahan psikis yang umum dialami oleh sebagian besar bumil. Anda dan pasangan memang tak perlu membesar-besarkan masalah ini, namun fenomena ini tak boleh diabaikan.

Perubahan suasana hati ini dicirikan dengan bumil yang sebentar marah, sedih, cemas, tersinggung, tiba-tiba menjadi pendiam, namun tiba-tiba berubah senang.

Mood swing mulai terjadi di trimester pertama, dimana terjadi perubahan irama tubuh yang cukup besar. Calon ibu mengalami morning sickness disertai mood swing yang cukup menyolok. Memasuki trimester kedua, calon ibu biasanya sudah mulai beradaptasi. Memasuki trimester tiga, pada usia kehamilan tujuh sampai delapan bulan, bumil mengalami mood swing hebat.

Irama mood swing tidak selalu sama pada bumil, sebagian bumil baru mengalami mood swing di trimester terakhir. Di antaranya, karena kelelahan fisik mencapai puncaknya, seolah menunggu “bisul” pecah. Selain itu, muncul pula rasa bosan terhadap kondisi fisik yang serba kurang nyaman ini. Bumil mulai kelihatan lelah akibat tidur yang kurang nyaman.

Perubahan bentuk tubuh

Selain terkait masalah psikis, saat hamil terjadi perubahan bentuk tubuh yang bagi Anda mungkin terasa aneh. Anda mungkin juga khawatir bahwa berat badan menjadi terlalu ‘menggelembung’ dan tidak menarik lagi. Please! Hapus semua perasaan itu. Coba lihat, diri Anda menjadi lebih menarik saat hamil. Banyak para suami justru memuji sang istri terlihat lebih cantik dan seksi saat hamil.

Perubahan hormon

Perubahan suasana hati sebagian besar merupakan cerminan dari perubahan hormon yang luar biasa, jadi Anda tak perlu merasa bersalah karenanya. Pergolakan hormon membuat hampir semua wanita hamil merasa rapuh secara emosional, mudah menangis dan merasa panik. Perubahan hormon pula yang menyebabkan munculnya morning sickness, dimana ibu merasa mual dan ingin muntah di pagi hari.

Percayalah, bahwa semua itu wajar dan pasti akan berlalu. Semua terjadi karena Anda kurang bisa mengendalikan perasaan dan justru terbawa perasaan itu sendiri.

Kecemasan calon ibu

Selain akibat perubahan hormon saat hamil, rasa cemas menjadi ibu baru juga menyumbang terjadinya mood swing. Ibu didera perasaan khawatir tidak dapat merawat dan menjaga si buah hati. Faktor lain penyebab moodswing adalah adanya konflik dengan pasangan atau bisa juga kondisi finansial.

Jangan biarkan berlarut-larut

Mood swing memang lumrah terjadi dalam suatu kehamilan, namun jangan biarkan Anda terlarut di dalamnya. Ayo bangkit dan ‘lawan’ dengan pikiran-pikiran positif. Ketika stress, denyut jantung berpacu lebih cepat, tubuh kita menangkap sinyal tanda bahaya, sehingga secara alami tubuh melepaskan hormon kortisol. Hormon ini menyebabkan penyempitan pembuluh darah, termasuk pembuluh darah yang mensuplai nutrisi dan oksigen ke janin.

 Goodbye Moodswing…

  • Pahami diri Anda dengan baik, kenali apa saja pemicu perubahan emosi Anda. Cobalah untuk selalu positive thinking
  • Bersikap terbuka dengan pasangan dan kerabat dekat mengenai masalah yang tengah Anda alami.
  • Alihkan rasa sedih, cemas, dan suasana ke kegiatan yang lebih bermanfaat, misalnya membaca, senam hamil.
  • Makan siang bersama teman sesama hamil dan saling bertukar pengalaman seputar kehamilan.
  • Coba bayangkan wajah si kecil yang tengah Anda kandung. Ajaklah ia berbicara, ini cara stimulasi terbaik bagi kecerdasan si kecil.
  • Istirahat atau tidur cukup.
  • Yoga atau meditasi dapat menenangkan pikiran dan melenturkan otot-otot tubuh.
  • Perbanyak makanan segar seperti buah dan sayur. Minum segelas Uri-cran Plus 1-2x sehari untuk membantu memelihara kesehatan.

Referensi:

Miriam Stoppard, MD, FRCP:New Pregnancy and Birth. A Practical Guide for All Parents To Be. Dorling Kindersley. 2007

www.ayahbunda.co.id/kehamilan-psikologi/gangguan-mood-si-calon-ibu

http://www.alodokter.com/komunitas/topic/mood-tidak-stabil-saat-hamil

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *