Pregnant woman holding pineapple at her belly. Dieting Concept. Healthy Lifestyle.

Mitos & Fakta Seputar Kehamilan

Maraknya berita ‘hoax’ ternyata sudah lama ditemukan juga di dunia kesehatan, termasuk kehamilan. Beredarnya berbagai info yang tidak benar atau kurang akurat ini, tentunya dapat merugikan ibu hamil.

Kehamilan adalah masa-masa yang membahagiakan, sekaligus juga penuh kekhawatiran. Bayangan komplikasi saat melahirkan atau bayi yang lahir cacat, adalah beberapa hal yang menjadi sumber kekhawatiran ibu. Belum lagi nasihat yang diberikan oleh orangtua, hal-hal yang belum dicek kebenarannya namun sudah mendarah daging diyakini dalam keluarga. Demikianlah mitos-mitos kehamilan awalnya berkembang.

Di dunia modern yang serba digital ini, ibu hamil sebaiknya melakukan fact check atau mengecek kebenaran sebuah info kehamilan sehingga tidak ‘tersesat’ dan malah merugikan diri sendiri maupun janin yang dikandungnya. Berikut adalah beberapa mitos di dunia kehamilan beserta faktanya.

Ibu hamil makan dengan porsi dua orang

Tidak seperti yang diyakini oleh orangtua zaman dahulu, ibu hamil tidak perlu makan untuk berdua. Secara ilmiah, perempuan tidak memerlukan banyak tambahan kalori ketika hamil, terutama memasuki trimester ketiga. Ibu hamil memang harus makan untuk dua orang, namun bukan berarti harus mengonsumsi dua porsi orang dewasa. Pada saat hamil, wanita dengan berat badan normal hanya membutuhkan kalori tambahan 300 kalori per hari untuk menunjang pertumbuhan janinnya.

Sebaiknya ibu hamil menghindari makan secara berlebih karena dapat menyebabkan ibu maupun bayinya kelebihan berat badan. Jika bayi yang terlalu besar, kemungkinan akan sulit melewati jalan lahir. Sedangkan ibu yang kelebihan berat badan dapat mengalami preeklampsia (tekanan darah tinggi karena kelebihan protein dalam urin). Kedua kondisi ini bisa menyebabkan ibu terpaksa melahirkan melalui bedah Caesar.

Tidak boleh berhubungan intim saat hamil

Memang benar, sperma mengandung hormon prostaglandin yang dapat memicu kontraksi rahim. Namun jika dokter menyatakan kehamilan ibu sehat dan tidak ada gangguan apapun, maka ibu hamil sesungguhnya dapat berhubungan intim. Ibu tak perlu takut janin terganggu karena ia aman dilindungi oleh kantung ketuban dan otot rahim yang kuat. Orgasme saat berhubungan intim juga tak akan menyebabkan keguguran karena kontraksi otot saat orgasme dan ketika melahirkan tidaklah sama.

Namun tetaplah waspada akan kemungkinan terkena penyakit seksual menular seperti klamidia atau herpes karena penyakit ini pun dapat menular pada janin.

Naik pesawat berbahaya bagi ibu hamil

Sama dengan berhubungan intim, naik pesawat juga diperbolehkan selama kehamilan ibu normal dan sehat. Banyak orang merasa khawatir dengan radiasi yang dipancarkan oleh alat X-ray yang ada di bandara. Alat ini memang memancarkan radiasi namun dalam tingkatan yang rendah, sehingga tak sampai menembus tubuh dan janin pun tak akan terganggu.

Jika saat memasuki pesawat (boarding) penumpang yang sedang hamil diminta melapor, ini sebenarnya dilakukan maskapai penerbangan karena harus memastikan ibu tidak mendekati saat-saat melahirkan. Melahirkan di pesawat tentunya berisiko tinggi mengingat keterbatasan alat bantu dan ketiadaan tenaga medis (kecuali ada penumpang lain yang berprofesi sebagai dokter).

Nanas menyebabkan keguguran

Mitos ini berawal karena buah tropis yang memiliki rasa asam manis ini mengandung enzim yang disebut bromelain. Bromelain memiliki fungsi memecah protein, sedangkan janin sendiri terdiri dari protein, sehingga hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa mengkonsumsi nanas dapat menyebabkan keguguran.

Faktanya, dibutuhkan 7-10 buah nanas sekali makan hingga hal tersebut dapat terjadi. Jadi, buah ini dapat dikonsumsi oleh ibu hamil jika hanya disajikan sebanyak satu buah setiap hari. Nanas baik untuk ibu hamil karena mengandung vitamin C, asam folat dan zat besi yang memang dibutuhkan di masa kehamilan.

Sering berkemih (beser) saat hamil

Ini adalah fakta. Ibu hamil akan sering berkemih (beser), hal ini merupakan respon tubuh yang normal terkait dengan perubahan hormon yang timbul selama kehamilan dan tekanan pada kandung kemih karena janin yang semakin besar dalam rahim. Gejala sering berkemih, dengan urine yang dikeluarkan tak terlalu banyak, sering disebut dengan anyang-anyangan.

Untuk membantu memelihara kesehatan saluran kemih, minum Uri-cran yang mengandung ekstrak cranberry.

Ibu hamil sebaiknya mencari fakta lebih dalam lagi mengenai mitos-mitos kehamilan, agar tidak menyesatkan serta merugikan kesehatan ibu dan janin di dalam kandungan.

Referensi:

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *