rsz_istock-882305924

Kenali Gejala Dini ISK pada Anak

Cermati perubahan yang terjadi pada si buah hati, termasuk ketika suatu hari ia lebih sering keluar masuk toilet. Mungkin itu salah satu gejala infeksi saluran kemih (ISK).

 Seringkali kita tidak menyadari ISK pada anak-anak, terutama karena mereka memiliki pengetahuan yang masih terbatas. Bisa jadi kita baru menyadari gejala tersebut ketika mereka terlanjur mengompol di sekolah, suatu hal yang sangat memalukan di usia yang tidak seharusnya demikian.

Gejala di atas mungkin akibat infeksi saluran kemih (ISK) yang lambat diketahui. Sebelum separah itu, orangtua sebaiknya cermat mengenali gejala ISK lebih dini. Yuk kita kenali apa dan bagaimana ISK itu.

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi yang terjadi pada ginjal dan saluran kemih, salah satu penyakit infeksi yang sering terjadi pada anak selain infeksi saluran napas atas dan diare. Pada infeksi saluran kemih (ISK), bakteri biasanya masuk melalui uretra, kemudian menuju ke saluran kemih dan menginfeksi kandung kemih (sistitis) serta ginjal (pielonefritis). Sebagian besar ISK pada anak-anak dapat sembuh dengan pemberian antibiotik yang tepat.

Infeksi saluran kemih perlu mendapat perhatian karena merupakan penyakit yang sering menyebabkan gagal ginjal pada anak, dan mengakibatkan tindakan cuci darah (dialisis) dan cangkok ginjal (transplantasi ginjal).

Kenali gejala ISK

Sebagai orangtua kita perlu mengenali dan mencermati perubahan yang terjadi pada anak. Berikut ini beberapa gejala dari ISK:

  • Sering buang air kecil, namun tidak tuntas
  • Anak cenderung tidak bisa menahan buang air kecil
  • Urin terlihat keruh
  • Anak tampak kesakitan saat buang air kecil
  • Rasa nyeri di perut bagian bawah atau sakit pinggang
  • Demam tinggi, kadang disertai menggigil
  • Mual dan muntah
  • Mengompol di luar kebiasaan anak
  • Nafsu makan berkurang.

Infeksi saluran kemih yang terjadi pada perempuan di masa anak-anak dapat menimbulkan komplikasi kelak pada saat mereka hamil. Oleh karena itu, ISK pada anak memerlukan tata laksana yang optimal. Penyebab ISK paling sering adalah kuman Escherichia coli (E. coli) yaitu sekitar 60-80 persen. Kuman ini berasal dari saluran cerna.

Sebagai orangtua, kita perlu mengajari anak:

  • Agar anak tuntas berkemih saat di toilet. Anak yang tidak mengosongkan kandung kemihnya dengan tuntas lebih berisiko terkena ISK. Sebaliknya, pengosongan kandung kemih dapat membantu menurunkan risiko ISK.
  • Biasakan anak minum cukup air putih. Minum cukup cairan berarti mengisi kandung kemih dan membantu anak mengosongkan kandung kemih lebih sering serta membantu mengeluarkan kuman bersama dengan urine.
  • Ajari anak untuk selalu menjaga kebersihan area sekitar kemaluan, dengan membilasnya dari arah depan ke belakang.

Cara lain untuk membantu memelihara kesehatan saluran kemih adalah dengan memberikan Prive Uri-cran kepada anak sesuai dengan anjuran dan petunjuk dokter. Suplemen ini mengandung ekstrak Cranberry, dengan bahan aktif Proantocyanidin yang dapat mencegah penempelan E.coli pada saluran kemih.

Referensi:

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *