Asian girl swimming in swimming pool catching yellow foam pad in pool

Aktivitas Anak yang Dapat Berisiko ISK

Anak-anak dalam masa pertumbuhan membutuhkan ruang untuk mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya. Namun, beberapa kegiatan yang mereka lakukan ternyata juga dapat menjadi ‘jalan’ munculnya infeksi saluran kemih atau ISK.

Di tahun-tahun pertama kehidupan anak, ia dapat mengalami berbagai infeksi. Selain influenza dan infeksi pernapasan lainnya, infeksi saluran kemih juga dapat menjangkiti anak-anak. ISK dapat dialami baik oleh anak perempuan (8%) maupun anak laki-laki (2%). Perempuan memiliki kemungkinan lebih besar terkena ISK karena urethra atau saluran kemihnya lebih pendek, jadi bakteri di anus (seperti E. coli) dapat lebih mudah masuk ke saluran kemih, sehingga dapat menyebabkan ISK.

Kegiatan seru anak dan ‘risikonya’

Anak-anak yang aktif biasanya menyukai berbagai kegiatan outdoor yang mendukung kebutuhannya untuk bergerak. Beberapa dari kegiatan tersebut memiliki faktor penyebab ISK lebih tinggi daripada kegiatan lain karena dapat membuat kuman lebih mudah masuk ke dalam kelamin anak. Berikut penjelasannya:

  1. Berenang. Air di tempat kita berenang seperti kolam renang, sungai, danau atau laut, dapat mengandung bakteri. Baju renang yang basah dan lembab merupakan tempat yang disukai oleh bakteri untuk menempel dan berkembang biak. Bakteri yang menempel di baju renang dapat mencari jalan masuk ke saluran kemih sehingga menyebabkan ISK. Untuk menghindari terjadinya ISK, ajak anak untuk segera mandi menggunakan sabun setelah berenang dan mengenakan baju dalam yang bersih dan kering.
  2. Berkemah. Kegiatan ini memberikan pengalaman mengasyikkan bagi anak karena mengenalkan mereka pada keindahan alam dan segala isinya. Namun kegiatan luar ruang seperti ini sering membuat anak terlalu asyik bereksplorasi dan lupa minum yang cukup. Lokasi atau kondisi sekitar juga membuat anak sering menahan diri untuk tak berkemih saat ia ingin, padahal hal tersebut dapat meningkatkan risiko terkena ISK. Selalu tanyakan pada anak, apakah mereka ingin berkemih dan temani segera. Selain itu, jangan lupa untuk selalu mengingatkan mereka untuk minum yang cukup.
  3. Bersepeda. Anak-anak sangat menyukai bersepeda, apalagi bersama teman-temannya. Gerakan mengayuh saat bersepeda menyebabkan gesekan berulang di area sekitar organ intim si upik, gesekan ini dapat mendorong bakteri untuk masuk ke saluran kemih yang dapat menyebabkan ISK. Anak perempuan lebih mungkin mengalami ini daripada anak laki-laki. Batasi waktu bersepeda anak dan minta ia segera membersihkan diri atau mandi setelah selesai bermain sepeda dan mengenakan baju dalam yang bersih dan kering.

Gejala ISK pada anak

Waspadailah jika anak-anak sudah memperlihatkan gejala berikut yang merupakan gejala awal infeksi saluran kemih:

  • Keinginan untuk berkemih yang tak tertahankan dan sering, dengan kuantitas sedikit
  • Rasa sakit ketika berkemih
  • Rasa sakit di perut bagian bawah atau di pinggang
  • Untuk anak-anak yang lebih kecil, mereka juga biasanya akan mengompol
  • Demam dan rewel
  • Air seni berwarna keruh, mungkin bercampur darah, dan memiliki bau menyengat

Jika tanda-tanda seperti ini muncul pada anak Anda, segera dibawa ke dokter anak untuk mendapatkan pengobatan. Umumnya dokter akan memberikan antibiotik berdasarkan usia dan berat badan anak selama beberapa hari hingga gejalanya hilang.

Yuk cegah ISK

Mengajarkan kebersihan pada anak memang perlu dilakukan sedini mungkin sehingga mereka memahami apa yang harus dilakukan agar tidak sakit. Demikian juga halnya dengan pencegahan ISK. Ada beberapa hal yang bisa kita ajarkan pada si kecil:

  • Untuk anak perempuan, setelah buang air besar mapun kecil, mereka harus membersihkan dari arah depan ke anus (tidak sebaliknya), sehingga bakteri tidak masuk ke daerah kewanitaan dan saluran kemih.
  • Untuk anak laki-laki, setelah berkemih, mereka diminta untuk mengucurkan air di ujung kelamin mereka untuk membuang sisa-sisa urine dan mengeringkannya.
  • Menggunakan celana dalam yang nyaman dan selalu diganti setiap hari. Berikan anak celana dalam berbahan katun yang menyerap keringat dan memudahkan kulit ‘bernapas’, juga jangan sampai ada celana dalam yang sudah kekecilan karena akan membuat area tersebut menjadi lembab.
  • Tidak memberikan mereka sabun dengan pengharum yang dapat meningkatkan risiko terkena ISK.
  • Segera berkemih kala memang sudah ingin, jangan ditahan-tahan.
  • Minum air putih yang cukup karena dapat membantu mengeluarkan bakteri dari saluran kemih dan menghindari konstipasi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya ISK.
  • Minum jus Cranberry yang mengandung proanthocyanidins, zat yang menyebabkan bakteri sulit menempel pada saluran kemih. Saat ini juga sudah tersedia Prive Uri-Cran, ekstrak Cranberry yang membantu memelihara kesehatan saluran kemih.

Referensi:

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *