rsz_istock-518535220

Mengatasi Rasa Tak Nyaman Saat Hamil

Perubahan yang terjadi pada tubuh ibu hamil dapat menghadirkan rasa tak nyaman. Ketidaknyamanan ini perlu diatasi agar ibu dapat melakukan berbagai aktivitas sehari-hari secara normal serta menikmati proses kehamilannya.

Kebahagiaan ibu hamil kadang terganggu oleh beberapa hal yang dapat menimbulkan rasa tak nyaman. Penyebab utama ketidaknyamanan ini umumnya adalah perubahan hormonal di dalam tubuh ibu, juga pertumbuhan janin yang semakin besar. Berikut beberapa hal yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada ibu hamil, serta cara mengatasinya:

  1. Mudah merasa lelah

Kelelahan adalah hal yang umum dirasakan oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama . Perubahan hormonal,pembentukan plasenta, metabolisme alami, dan pertumbuhan janin membutuhkan energi yang cukup besar, sehingga menimbulkan kelelahan pada ibu. Biasanya kelelahan ini berkurang memasuki trimester kedua, namun kembali muncul di trimester ketiga karena ukuran bayi sudah lebih besar.

Tips untuk mengurangi rasa lelah:

  • Usahakan untuk istirahat lebih awal di malam hari dan luangkan waktu untuk beristirahat sejenak di siang hari.
  • Makanlah makanan yang bergizi seimbang dengan porsi buah serta sayur lebih banyak.
  • Hindari dehidrasi dengan minum air putih yang cukup.
  • Mengonsumsi vitamin untuk ibu hamil sesuai yang diresepkan dokter Anda.
  • Berolahraga ringan seperti senam atau jalan kaki di pagi hari baik untuk kesehatan ibu dan janin.
  1. Keputihan

Keputihan atau white discharge (leukorrhea) juga normal terjadi pada ibu hamil, hal ini diakibatkan adanya peningkatan hormon estrogen dalam tubuh. Selain itu, aliran darah ke rahim dan jalan lahir juga meningkat 3 kali lipat selama kehamilan. Kedua hal ini membuat leher rahim (serviks) mengeluarkan cairan lebih banyak.

Tip mengatasinya:

  • Gunakan pantyliner jika ibu merasa lebih nyaman, namun hindari pantyliner yang beraroma (perfumed).
  • Saat mandi atau setelah menggunakan toilet, basuh area vagina dari arah depan ke belakang untuk menghindari infeksi dari bakteri yang ada di anus.
  • Selama keputihan tidak berbau, berwarna kuning/hijau, serta menimbulkan gatal, ibu tak perlu merasa khawatir. Segera periksakan ke dokter jika hal-hal tersebut terjadi.
  1. Nyeri ulu hati

Nyeri ulu hati pada ibu hamil dapat terjadi karena kondisi adanya perubahan kadar hormon yang mempunyai efek ke otot saluran pencernaan, intoleransi makanan, dan perkembangan janin yang membesar terutama memasuki bulan ke-4 yang menyebabkan penekanan perut bagian atas. Kondisi tersebut dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan rasa panas (heartburn).

Tips mengatasinya:

  • Makanlah dalam porsi kecil namun lebih sering, dibandingkan makan dalam porsi besar tapi hanya tiga kali sehari.
  • Hindari makanan yang dapat merangsang asam lambung seperti makanan yang asam dan pedas.
  • Berhentilah makan tiga jam sebelum waktunya tidur. Ketika tidur, sangga kepala dengan bantal sehingga posisi kepala lebih tinggi daripada kaki.
  • Hindari konstipasi dengan banyak makan makanan berserat.
  1. Sakit kepala

Perubahan hormonal juga dapat menyebabkan munculnya sakit kepala saat hamil. Selain itu, baik stres maupun kelelahan juga dapat mengakibatkan sakit kepala atau tension headache. Jika sakit kepala muncul terlalu sering, dengan intensitas yang tinggi atau ditambah dengan migrain, sebaiknya ibu segera berkonsultasi dengan dokter.

Tips mengatasinya:

  • Ketika serangan sakit kepala datang, berbaringlah dengan kompres dingin di kepala.
  • Olahraga ringan dapat membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi intensitas sakit kepala.
  • Kelola rasa stres Anda dengan melakukan relaksasi atau meditasi.
  • Makan dan beristirahatlah secara teratur.
  1. Kenaikan berat badan yang tak tekendali

Pada usia kehamilan di atas 20 minggu, umumnya ibu hamil sudah melewati masa mual-mual dan menemukan kembali nafsu makannya. Ini membuat ibu jadi makan lebih banyak sehingga berat badan pun naik tak terkendali. Ibu yang mengalami berat badan berlebih dapat mengalami diabetes gestational (diabetes selama kehamilan) dan bayi juga memiliki kecenderungan berat badan lahir lebih dari normal

Tips mencegah kenaikan berat badan berlebihan

  • Makanlah cukup sering dalam takaran/porsi yang lebih sedikit setiap kali makan.
  • Tak perlu makan dua kali lipat, cukup menambah sekitar 150 kalori di trimester pertama dan sekitar 300-500 kalori di trimester kedua setiap harinya.
  • Ganti makanan yang mengandung gula atau karbohidrat tinggi dengan sayur, buah, kacang-kacangan dan biji-bijian.
  • Hindari mengolah bahan makanan dengan menggoreng, lebih baik mengukus atau merebusnya.
  • Berolahragalah secara teratur misalnya berenang atau senam sederhana di rumah.
  1. Kaki bengkak

Perubahan bentuk tubuh ibu hamil juga menyebabkan terjadinya perubahan mekanisme tubuh dalam mengelola cairan tubuh. Kaki ibu hamil yang bengkak diakibatkan terjadinya penumpukan kelebihan cairan yang disebut dengan edema. Biasanya hal ini lebih sering dialami oleh ibu dengan kehamilan kembar, atau pada kehamilan trimester tiga.

Tips mengurangi atau mencegah kaki bengkak selama kehamilan:

  • Hindari menyilangkan kaki saat duduk, regangkan kaki secara teratur saat duduk dalam waktu yang lama.
  • Pakailah sepatu yang nyaman dan berukuran pas.
  • Ketika sedang bekerja dan berada di posisi yang sama dalam waktu lama, lakukan peregangan dengan berjalan kaki atau melakukan senam ringan.
  • Jika memungkinkan, angkat kaki lebih tinggi dari biasanya seperti di atas kursi.
  • Hindari makanan yang tinggi garam seperti makanan cepat saji, dan perbanyak minum air mineral.
  • Konsumsi makanan sehat .
  1. Anyang-anyangan

Banyak ibu hamil juga mengalami anyang-anyangan, yaitu keinginan berkemih sering namun dengan urin hanya sedikit. Anyang-anyangan merupakan salah satu gejala dari infeksi saluran kemih (ISK). Penyebab gejala anyang-anyangan yang dirasakan ibu hamil umumnya adalah perubahan hormonal dan membesarnya janin dalam rahim sehingga rahim menekan kandung kemih.

Tips mencegah terjadinya ISK:

  • Minum air cukup banyak sehingga sering berkemih, agar dapat mengosongkan kandung kemih dan membersihkan saluran kemih.
  • Selalu membersihkan area vagina dari arah depan ke belakang untuk menghindari terjadinya infeksi bakteri dari anus ke saluran kemih.
  • Jika saat berkemih terasa sakit dan urin berbau atau berwarna kemerahan, segeralah periksakan ke dokter.
  • Minumlah jus cranberry dengan bahan aktif proanthocyanidin yang membantu mencegah bakteri menempel pada dinding saluran kemih. Saat ini juga sudah tersedia Uricran, ekstrak buah cranberry yang membantu memelihara kesehatan saluran kemih dan dapat dibeli bebas di apotik.

Selalu jaga pola hidup sehat selama kehamilan, agar ibu dapat menikmati masa-masa indah ini dengan nyaman dan tetap aktif.

Referensi:

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *