Woamn have stomach pain. Pms or pregnant. Expression emotion and feelings concept. Studio shot, isolated on pink background

Pahami Penyebaran Bakteri E. coli

Bakteri E. coli (Escherichia coli) adalah salah satu bakteri penyebab ISK (infeksi saluran kemih). Agar kita terhindar dari ISK, pahamilah penyebaran bakteri ini.

 

Penyebab infeksi saluran kemih paling sering adalah adanya bakteri E. coli yang menempel pada dinding saluran kemih lalu berkembang biak, sehingga menimbulkan rasa panas dan sakit saat berkemih. ISK yang tidak diobati dengan tepat dapat mengakibatkan bakteri menginfeksi ginjal dan menyebabkan penyakit yang serius. Itulah sebabnya kita perlu mengetahui penyebaran bakteri E. coli agar terhindar dari ISK.

 

Apakah bakteri E. coli itu?

Escherichia coli adalah bakteri yang umum ditemukan di dalam usus manusia atau hewan berdarah panas. Bakteri ini terdiri dari beberapa jenis dan hanya segelintir bakteri E. coli yang dapat merugikan kesehatan. Ciri-ciri bakteri E coli memiliki  struktur yang berupa batang, bersifat gram negatif, dan tidak menghasilkan spora. Selain itu, bakteri ini juga menguntungkan inangnya karena membantu menghasilkan vitamin K2.

Sebagian kecil bakteri E coli bisa menyebabkan penyakit berbahaya dengan cara memproduksi racun bernama Shiga. Salah satu bakteri E. coli yang berbahaya adalah E. coli O157:H7 yang dapat menyebabkan keracunan makanan dan infeksi serius. Bakteri jenis ini menghasilkan racun yang merusak dinding usus dan mengakibatkan kram perut, diare berdarah, hingga muntah-muntah hebat.

Selain ISK, berikut adalah penyakit lain yang dapat diakibatkan oleh E. coli pada manusia:

  • keracunan makanan
  • infeksi paru (pneumonia)
  • sesak napas
  • diare
  • kram perut

 

Bagaimana penyebaran E. coli di lingkungan kita?

Ada beberapa cara bakteri menyebar di lingkungan kita sehingga dapat membuat kita terinfeksi, yaitu akibat:

  • Makanan yang terkontaminasi.Salah satu contohnya adalah mengonsumsi daging giling yang tercemar bakteri  coli dari usus hewan ternak, meminum susu yang tidak dipasteurisasi, memakan sayuran mentah atau yang tidak diproses secara benar. Kontaminasi silang juga dapat terjadi, misalnya jika alat masak atau alat makan tidak dicuci dengan benar sebelum digunakan.
  • Air yang terkontaminasi.Kotoran manusia dan binatang bisa mencemari air tanah, juga air di permukaan. Rumah dengan sumur pribadi sangat berisiko tercemar bakteri E. coli, termasuk kolam renang atau danau.
  • Tertular dari orang lain.Penyebaran bakteri ini dapat terjadi akibat kebiasaan yang tidak higienis. Salah satunya adalah tidak mencuci tangan setelah menyentuh kotoran, seperti buang air besar atau buang air kecil, lalu menyentuh orang lain atau makanan.
  • Kontak dengan binatang.Mereka yang bekerja dengan binatang (misalnya di kebun binatang) atau yang sering melakukan kontak dengan hewan peliharaan, lebih berisiko terkena infeksi bakteri  coli. Untuk itu, kebersihan harus selalu dijaga dengan sering mencuci tangan setelah melakukan kontak dengan binatang.

 

Mengapa E. coli dapat menyebabkan ISK?

Lebih dari 90% ISK disebabkan oleh bakteri E.coli jenis uropatogenik. Pada daerah di sekitar muara saluran kemih (uretra) terdapat kumpulan E.coli yang merupakan kontaminasi dari usus besar. ISK terjadi akibat masuknya bakteri E.coli ke dalam saluran kemih dan berkembang biak di sana. Ada banyak cara mengapa hal ini dapat terjadi, yaitu:

  • Salah membersihkan daerah kewanitaan. Setelah BAB atau BAK, cara membersihkan yang benar adalah dari arah depan ke belakang (dari vagina menuju anus), dan bukan sebaliknya.
  • Akibat hubungan seksual. Bakteri yang ada di sekitar saluran kemih dapat terdorong ke dalam saluran kemih dan menyebabkan infeksi.
  • Lanjut usia dan sedang sakit. Infeksi saluran kemih dan infeksi ginjal banyak ditemukan pada orang lanjut usia atau sakit karena imunitas yang menurun, banyak mengalami gangguan struktur organ, adanya pembesaran prostat, atau memakai kateter urin.

 

Cara mencegah penyebaran bakteri E. coli agar tidak terkena ISK

Setelah memahami bagaimana bakteri E. coli menyebar, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi bakteri E. coli, yaitu:

  • Selalu ingat untuk mencuci tangan setelah menyentuh kotoran atau binatang, terutama sebelum memasak, menyajikan, atau mengonsumsi makanan.
  • Cucilah bahan makanan seperti sayur dan buah hingga bersih sebelum dikonsumsi.
  • Hindari kontaminasi silang dengan memisahkan peralatan masak yang bersih dengan yang kotor. Segera cuci peralatan masak setelah digunakan.
  • Jauhkan daging mentah dari makanan matang dan benda bersih lainnya.
  • Jika masih tersisa, masukkan makanan ke lemari pendingin agar tidak terjangkit bakteri yang merugikan tubuh.
  • Sebaiknya hindari mengonsumsi susu mentah atau yang tidak dipasteurisasi.
  • Sementara waktu, jangan menyiapkan atau memasak makanan saat sedang diare.
  • Mengonsumsi jus cranberry dengan kandungan bahan aktif Proanthocyanidin yang  dapat mencegah menempelnya bakteri coli pada dinding saluran kemih. Saat ini, tak perlu sulit mencari jus cranberry, karena Anda dapat mengonsumsi Prive Uri-cran yang bisa didapatkan di berbagai apotek terdekat di rumah Anda.

 

Referensi:

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *