Using toilet. A young woman uses a toilet with a roll of toilet paper in his hand.

Jaga Kebersihan Organ Intim Sebelum dan Setelah Berhubungan Intim

Tanpa disadari, hubungan intim menjadi ‘pintu gerbang’ infeksi saluran kemih (ISK) pada wanita. Tapi bukan berarti Anda harus menghindarinya, lebih baik tahu bagaimana langkah mengantisipasinya.

Infeksi saluran kemih (ISK) terjadi ketika bakteri memasuki saluran kemih melalui uretra dan berkembang biak di kandung kemih. Meskipun sistem saluran kemih dirancang untuk mencegah serangan bakteri, namun pertahanan ini terkadang gagal. Akibatnya, bakteri menimbulkan infeksi di saluran kemih.

Wanita lebih rentan terkena ISK karena memiliki saluran uretra lebih pendek dibanding pria. Selain itu jarak uretra wanita cenderung lebih dekat ke anus, sehingga lebih mudah akses bagi bakteri untuk masuk ke uretra.

Salah satu faktor penyebab meningkatnya risiko wanita terkena infeksi saluran kemih (ISK) adalah aktivitas seksual. Bagaimana mekanismenya?

Ketika seorang wanita pertama kali berhubungan intim, saat itulah ia rentan mengalami infeksi, yang dikenal dengan istilah ‘honeymoon cystitis’. Sistitis  merupakan infeksi saluran kemih (ISK) yang sering terjadi pada wanita.

Saat berhubungan intim, uretra bersentuhan dengan bakteri dari daerah genital dan anus, yang memungkinkan mereka memasuki uretra, kandung kemih, dan mungkin akhirnya ke ginjal, dan mengakibatkan infeksi. Fakta menunjukkan hampir 80 persen wanita premenopause dengan ISK melakukan hubungan intim 24 jam sebelumnya.

5 Langkah mencegah ISK saat berhubungan intim

Anda tidak harus berhenti berhubungan intim karena khawatir terkena ISK.  Yang sebaiknya dilakukan adalah mengetahui bagaimana mencegah terjadinya ISK akibat hubungan intim.

Berikut adalah 5 langkah yang dapat dilakukan:

  1. Buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan intim. Aliran urine secara otomatis membersihkan saluran kemih dan ‘mengusir’ bakteri yang mungkin akan masuk ke uretra, tempat Anda buang air kecil.
  2. Minum cukup air untuk ‘memancing’ buang air kecil, agar bakteri keluar dari saluran kemih. Lakukan sesudah berhubungan intim.
  3. Bersihkan area genital dan anal sebelum dan sesudah berhubungan intim. Basuh dari depan ke arah belakang, cukup dengan air bersih saja. Hindari penggunaan sabun, karena justru dapat memicu peradangan dan merangsang masuknya kuman. Selain itu sabun dapat mengganggu flora normal pada vagina.
  4. Hindari penggunaan diafragma atau spermisida sebagai pilihan kontrasepsi Anda, karena dapat berkontribusi pada pertumbuhan bakteri.
  5. Sedia Prive Uri-cran yang terbuat dari ekstrak Cranberry untuk membantu memelihara kesehatan saluran kemih Anda. Bahan aktif Proanthocyanidins dari ekstrak cranberry dapat mencegah bakteri coli penyebab ISK menempel pada dinding saluran kemih.

Referensi:

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *