Woman sitting on toilet with toilet paper - constipation concept

ISK Dapat Menular: Mitos atau Fakta?

Banyak mitos beredar di masyarakat, salah salah satunya bahwa ISK menular? Bagaimana faktanya?

Jika Anda seorang wanita, peluang terkena infeksi saluran kemih (ISK) tergolong tinggi, dan ada kecenderungan untuk terulang. Infeksi saluran kemih merupakan salah satu infeksi paling umum pada wanita.

ISK hanya dialami oleh wanita à Mitos

Wanita memang lebih sering dan lebih rentan mengalami ISK, karena saluran uretra wanita lebih pendek sehingga memudahkan bakteri untuk masuk ke dalam kandung kemih. Pria tidak kebal terhadap ISK, tetapi mereka kurang rentan. Ini karena saluran uretra mereka lebih panjang. Namun, seiring bertambahnya usia, proses pengosongan kandung kemih pada pria menjadi kurang efisien akibat adanya gangguan kesehatan, infeksi saluran kemih dapat menjadi lebih umum.

Pria mulai ‘terancam’ ISK ketika usia 50 tahun ke atas, disebabkan oleh beberapa faktor yang lebih serius, misalnya penyumbatan atau kelainan saluran kemih akibat batu ginjal atau pembesaran prostat. Faktor risiko ISK lain pada pria adalah diabetes yang tidak terkontrol,  pemasangan kateter setelah operasi, atau memiliki kondisi neurologis yang membuat pengosongan kandung kemih sulit dilakukan (seperti Parkinson atau multiple sclerosis).

Toilet umum menularkan ISK à Mitos

Bahwa toilet umum dapat menularkan ISK, itu adalah mitos. Pasalnya, ISK terjadi ketika bakteri penyebabnya masuk ke dalam  saluran kemih. Salah satu penyebab tersering ISK adalah cara pembasuhan yang salah dalam membersihkan area sekitar anus setelah buang air besar. Cara membersihkan yang keliru ‘mengantar’ bakteri masuk ke saluran kemih.

Faktanya, ISK adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Meski begitu, ada kemungkinan infeksi juga terjadi karena jamur, virus, ataupun parasit. Dan ternyata, bakteri penyebab infeksi tidak bisa tertular melalui dudukan toilet yang kotor. Kebanyakan penularan infeksi malah berasal dari diri sendiri dan air kotor dalam toilet umum yang terkontaminasi bakteri.

ISK dapat menular melalui hubungan intim à Mitos

Ini adalah mitos belaka. Infeksi saluran kemih (ISK) tidak sama dengan penyakit kelamin yang dapat menular lewat berhubungan intim. Sebagian besar ISK disebabkan oleh bakteri Escherichia coli, yang secara alami ada dalam tubuh Anda. Bakteri masuk ke saluran kemih melalui uretra (saluran yang mengalirkan urin dari kandung kemih Anda.

Anda boleh-boleh saja berhubungan seks dengan pasangan meski memiliki infeksi saluran kencing. Namun, alangkah lebih baik jika Anda stop dulu berhubungan seks untuk sementara waktu. Memaksakan berhubungan seksual dapat memperparah gejala infeksi. Jadi sebaiknya, buatlah kesepakatan dengan pasangan untuk menunda berhubungan seks sampai penyakit ini berhasil disembuhkan.

Buah cranberry dapat  mencegah ISK dan/atau ISK berulangà Fakta

Cranberry kaya akan nutrisi penting, salah satunya jenis polifenol yang disebut proanthocyanidins (PAC). Bahan aktif dalam cranberry ini memiliki kemampuan untuk mencegah perlekatan bakteri E. coli pada saluran kemih. Dengan demikian ekstrak cranberry dapat mencegah terjadinya ISK dan/atau ISK berulang. Lebih dari 70 penelitian menunjukkan bahwa cranberry dapat membantu mencegah angka kejadian ISK, terutama pada wanita yang mengalami ISK berulang.

Tak perlu repot-repot mencari cranberry untuk memperoleh manfaatnya. Manfaat cranberry dapat Anda peroleh dalam Prive uri-cran, yang tersedia di apotek-apotek terdekat. Mengonsumsi Prive uri-cran, berarti Anda melakukan satu langkah untuk membantu memelihara kesehatan saluran kemih.

Referensi:

  • https://hellosehat.com/hidup-sehat/seks-asmara/seks-dengan-infeksi-saluran-kencing/
  • https://health.usnews.com/health-news/blogs/eat-run/articles/2016-06-16/10-surprising-facts-about-cranberries
  • https://www.webmd.com/a-to-z-guides/qa/who-gets-urinary-tract-infections-utis
  • https://www,halodoc.com/apakah-toilet-umum-bisa-menularkan-infeksi-saluran-kemih
  • https://www.healthline.com/health/mens-health/uti-in-men
  • https://brighamhealthub.org/treatment/myths-and-truths-about-urinary-tract-infections
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *