Closeup sick woman with hands holding pressing her crotch isolated on background

Gangguan Sistem Ekskresi

Sistem ekskresi bertugas membuang racun dan limbah ke luar dari tubuh kita. Jika terjadi gangguan dalam sistem pembuangan ini, racun dan limbah sisa metabolisme mungkin masih ada di dalam tubuh dan membahayakan kesehatan.

Manusia mengalami proses metabolisme di dalam tubuh untuk mengubah makanan, minuman, dan oksigen yang kita hirup, menjadi energi. Proses metabolisme ini menghasilkan produk sampingan berupa limbah dan zat beracun yang harus dikeluarkan dari tubuh. Sistem ekskresilah yang melakukan fungsi pembuangan limbah ini melalui berbagai ‘saluran’ organ ekskresi. 

Sistem ekskresi

Manusia memiliki empat organ yang merupakan bagian dari sistem ekskresi utama, yaitu ginjal, hati, paru-paru, dan kulit. Gangguan seperti apa yang dapat mengganggu organ eksksresi tersebut? Berikut penjelasannya:

  1. Ginjal
  • Albuminuria. Ginjal tak dapat menyaring protein (albumin) yang akhirnya ke luar bersama urin.
  • Batu ginjal. Akibat kurang asupan cairan atau masalah metabolisme, ada pengendapan berupa senyawa kalsium atau asam urat pada ginjal atau kandung kemih.
  • Diabetes. Diabetes Mellitus terjadi karena menurunnya produksi insulin di pankreas dan menyebabkan tubuh sulit memproses dan menyerap asupan gula. Diabetes Insipidus diakibatkan kurangnya hormon ADH (antidiuretic hormone) sehingga ekskresi urin meningkat.
  • Uremia. Ginjal gagal membuang urea ke luar tubuh sehingga darah menjadi toksik atau mengandung racun. 
  • Nefritis. Ginjal terinfeksi bakteri Streptococcus yang masuk melalui saluran pernapasan dan peredaran darah.
  • Uretritis. Peradangan pada saluran ureter yang menyambungkan ginjal dengan kandung kemih. 
  • ISK atau infeksi saluran kemih. Peradangan yang disebabkan menempelnya bakeri E. coli di dinding saluran kemih dan membuat penderita merasa sakit saat berkemih. Salah satu cara efektif cegah ISK adalah mengonsumsi makanan yang  memiliki khasiat anti peradangan dan antibakteri, seperti buah Cranberry. Dengan bahan aktif proanthocyanidins, Cranberry dapat mencegah bakteri E.coli menempel di dinding saluran kemih. Prive Uri-cran menyajikan ekstrak buah Cranberry untuk membantu memelihara kesehatan saluran kemih. 

 

  1. Paru
  • TBC. Mycobacterium tuberculosis adalah bakteri penyebab Tuberculosis atau TBC yang berpindah melalui air ludah dan juga melalui udara. Penderita TBC harus menjalani pengobatan yang cukup lama, minum obat secara teratur selama 6 hingga 9 bulan. 
  • Pneumonia. Penyebab penyakit ini adalah bakteri, virus atau jamur yang menginfeksi paru-paru, khususnya di alveolus (gelembung pada paru). Karena alveolus terisi cairan, oksigen menjadi susah masuk. Penderita pneumonia umumnya akan diberi resep obat antibiotik dari dokter.
  • Asma. Penyempitan saluran pernapasan utama pada paru. Penderita akan mengalami sesak napas hingga harus diberi obat pelega pernapasan. Pemicu asma bisa bermacam-macam, mulai dari udara yang kotor hingga suhu dingin. 
  • Kanker. Kanker paru lebih banyak disebabkan merokok (87%), sisanya akibat menghirup zat asbestos, radiasi, racun, dan lainnya.
  • Emfisema. Hilangnya elastisitas alveolus. Penderita emfisema memiliki volume paru lebih besar dibandingkan orang sehat, karena terisi gas karbondioksida. Penyebabnya adalah asap rokok dan kekurangan enzim alfa-1-antitripsin.
  • Pleuritis. Peradangan pada pleura (membran yang mengelilingi paru-paru dan garis tulang rusuk). Kadang dikaitkan dengan efusi pleura, di mana kelebihan cairan mengisi daerah antara lapisan membran itu dan membuat bernapas jadi lebih sulit dan menyakitkan.

 

  1. Kulit
  • Jerawat. Tersumbatnya pori-pori kulit oleh minyak yang dihasilkan kelenjar minyak di bawah kulit. Menempelnya debu, kotoran, bakteri, dan lainnya, dapat membuat jerawat menyebar dan meradang. 
  • Kanker. Kanker kulit merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum ditemukan di seluruh dunia. Penyebabnya adalah paparan berlebih dari sinar ultraviolet Matahari, merokok, kelainan genetik, terjangkit HPV (human papilloma virus), kekurangan vitamin dan mineral, dan lainnya. 

 

  1. Hati
  • Sirosis hati (cirrhosia). Sel-sel pada hati (liver) berubah menjadi jaringan ikat (fibrosa) dan membuat sel-sel tersebut kehilangan fungsinya. Selain penyakit gangguan hati seperti hepatitis, sirosis pun dapat disebabkan oleh sering minum minuman keras. 
  • Hemokromatosis. Merupakan kelainan bawaan yang membuat tubuh terlalu banyak menyerap zat besi dari makanan. Akibatnya, zat besi banyak tersimpan di dalam hati, jantung dan pankreas. Penderita hemokromatosis perlu melakukan diet rendah zat besi.

 

Referensi

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *