Beautiful young woman smiling while holding a glass of water at home. Lifestyle concept.

Sering Minum, Kok Jadi Beser?

Mengonsumsi air minum sebanyak dua liter setiap hari adalah saran yang perlu diperhatikan, kalau tak ingin mengalami dehidrasi. Jika Anda termasuk yang sering berkemih alias ‘beser’, sebaiknya jangan sampai mengurangi asupan cairan, ya.

 

Anjuran para ahli kesehatan untuk minum delapan gelas sehari, atau setara dengan dua liter cairan, bukan sekadar omong kosong. Cairan sejumlah ini memang dibutuhkan untuk proses metabolisme tubuh secara normal. Urin merupakan salah satu bentuk pembuangan proses tersebut. Jika fungsi ginjal normal, kita rata-rata akan berkemih sebanyak 800 ml hingga dua liter urin per hari. Jumlah urin di bawah 400 ml dalam waktu 24 jam menunjukkan bahwa tubuh kira kekurangan cairan atau dehidrasi.

 

Jika berkemih terlalu sering

Untuk menjaga kesehatan tubuh, sebaiknya kita minum air putih setiap 1 jam sekali, dimulai dari saat bangun tidur. Jangan tunggu hingga merasa haus. Asupan cairan yang cukup akan menghindarkan kita dari berbagai penyakit yang mengganggu saluran kemih seperti gagal ginjal, kencing batu, atau ISK (infeksi saluran kemih).

 

Umumnya, dengan asupan cairan cukup serta tidak adanya gangguan pada sistem ekskresi atau saluran kemih, maka otak akan memberikan sinyal untuk berkemih sebanyak delapan hingga 10 kali dalam sehari. Jika berkemih lebih sering dari itu, tandanya Anda mengalami beser atau kondisi sering berkemih yang disebabkan oleh kondisi fisik tertentu atau dalam cuaca dingin.

 

Mekanisme atau penjelasan mengapa kita mengalami beser adalah, tubuh sedang melakukan penyeimbangan cairan. Volume air yang masuk harus sama dengan volume yang dikeluarkan. Dalam cuaca dingin, kita sering tak berkeringat, tentu saja hal ini membuat pengeluaran cairan melalui urin pun akan lebih banyak dari biasanya.

 

Beberapa penyebab beser

Ada beberapa kondisi fisik atau kesehatan seseorang yang dapat menyebabkan beser, antara lain:

 

  1. Kapasitas kandung kemih. Ada beberapa orang yang memiliki kandung kemih dengan kapasitas lebih kecil dibandingkan kapasitas normal. Hal ini tentu saja menyebabkan ia sering berkemih karena daya tampung dari kandung kemihnya pun lebih sedikit, hanya sekitar satu atau satu setengah gelas saja.
  2. Diabetes. Mereka yang mengalami penyakit gula atau DM (diabetes mellitus) juga sering mengalami poliuria alias beser. Dalam keadan normal, gula dalam darah akan disaring oleh ginjal dan diserap kembali ke dalam darah (tidak dibuang melalui urin). Pada kasus penderita DM, kadar gula darah yang berlebih membuat ginjal tidak dapat menyerap semua gula kembali ke dalam darah, sehingga ada sebagian gula yang keluar melalui urin. Gula ini bersifat osmotik atau menarik lebih banyak air, itu sebabnya penderita DM juga mengalami beser.

 

  1. Batu ginjal. Jika Anda tidak mengalami diabetes namun sering beser, salah satu kemungkinan lainnya adalah terkena batu ginjal. Namun penyakit ini juga memiliki gejala penyerta seperti rasa sakit saat berkemih, nyeri punggung bagian bawah sampai pinggang dan daerah panggul.

 

  1. Tekanan darah rendah. Sering berkemih merupakan salah satu gejala terkanan darah rendah dengan gejala penyerta yaitu pusing, mati rasa di bagian ujung tubuh, kelelahan yang berlebihan, dan lainnya.

 

  1. Otot dasar panggul (pelvic floor) lemah. Hal ini bisa diatasi dengan senam Kegel (menahan dan mengendurkan otot pelvis) yang dapat memperkuat otot dasar panggul jika dilakukan secara rutin.

 

  1. Efek mengonsumsi obat. Beberapa obat memberikan efek sering berkemih pada mereka yang mengonsumsinya, misalnya obat untuk tekanan darah tinggi, alergi, depresi, dan lainnya.

 

  1. ISK. Hampir mirip dengan yang dialami oleh pasien batu ginjal, ISK juga menyebabkan penderitanya beser disertai dengan rasa sakit ketika berkemih, sakit di perut bagian bawah sampai di sekitar panggul. Yang membedakan hanya penyebabnya. Jika batu ginjal diakibatkan endapan mineral di ginjal, ISK disebabkan infeksi bakteri yang menempel pada epitel dinding saluran kemih. Untuk menghindari beser akibat ISK, lakukan pengobatan hingga tuntas.

 

Agar gejala ISK tidak berulang, konsumsilah makanan yang kaya akan antioksidan seperti buah Cranberry. Uniknya, bahan aktif proanthocyanidins pada Cranberry dapat mencegah bakteri menempel pada epitel dinding saluran kemih. Sekarang sudah ada ekstrak buah Cranberry yang dikemas lebih praktis yaitu Prive Uri-cran untuk membantu memelihara kesehatan saluran kemih, dan Anda pun bisa menemukannya di apotek terdekat.

 

Penting untuk diingat, sebaiknya kita tidak mengurangi asupan cairan saat mengalami beser. Tentunya karena hal ini dapat memicu dehidrasi yang dapat membahayakan. Minumlah dalam jumlah sedang setiap satu jam, daripada minum sekaligus dalam jumlah banyak namun jarang. Selain itu, segera periksakan diri ke dokter jika kondisi beser disertai dengan gejala lainnya.

 

Referensi:

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *