WASPADAI BAHAYA INFEKSI SALURAN KEMIH PADA IBU HAMIL!

MASA KEHAMILAN

Masa kehamilan adalah saat-saat yang rentan baik bagi ibu hamil maupun bagi janinnya. Banyak penyesuaian yang perlu dilakukan agar ibu hamil bisa melewati masa kehamilannya dengan baik dan melahirkan bayi yang sehat. Salah satunya adalah memastikan tubuh bebas dari infeksi dan penyakit yang dapat membahayakan janin.

Bagi sebagian wanita, kadang-kadang kehamilan dapat membuat tubuh mereka menjadi lebih rentan terhadap infeksi. Bukan hanya itu, kondisi tubuh mereka saat hamil juga cenderung memicu infeksi yang mereka derita menjadi lebih serius jika tidak segera ditangani.

KENAPA IBU HAMIL RENTAN ANYANG-ANYANGAN?

Penyebab anyang-anyangan pada wanita adalah disaat usia kandungan membesar dan kandungan tersebut akan menekan bagian kantung kemih. Bagian kantung kemih yang tertekan tadi akan menimbulkan keinginan buang air kecil dengan sering. Walaupun urin yang ada di dalam kantung kemih jumlahnya jauh lebih sedikit. Dan jika kantung kemih tersebut tertekan, maka ibu hamil biasanya akan merasakan gejala ingin buang air kecil secara terus menerus.

Infeksi saluran kemih (ISK) yang gejalanya sering disebut anyang-anyangan, terjadi ketika bakteri E.Coli menyerang bagian tertentu dari sistem saluran kemih yang terdiri atas ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. ISK dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu ISK bawah dan atas. ISK bawah merupakan infeksi yang terjadi pada uretra dan kandung kemih. Gejala dari kondisi ini meliputi rasa ingin selalu buang air kecil, nyeri atau perih saat buang air kecil, warna urin yang keruh, dan bau urin yang menyengat. Sedangkan ISK atas merupakan infeksi yang terjadi pada ureter dan ginjal. Gejala dari kondisi ini meliputi nyeri pada bagian selangkangan, mual, dan demam.

ISK umum terjadi selama masa kehamilan, hal ini terjadi karena hormon kehamilan menimbulkan perubahan pada saluran kemih dan membuat Anda lebih rentan untuk terkena infeksi. Jika tidak segera diatasi, infeksi ini dapat menimbulkan infeksi pada ginjal dan berakhir dengan kelahiran prematur.

APA AKIBAT DARI ANYANG-ANYANGAN?

Jika tidak segera ditangani, anyang-anyangan dapat membawa risiko serius, seperti kerusakan ginjal akibat infeksi ginjal akut atau kronis, terutama pada anak-anak.

Pada ibu hamil, anyang-anyangan yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur atau bayi lahir dengan berat badan lahir rendah. Oleh karena itu, segeralah memeriksakan diri apabila gejala anyang-anyangan Anda tidak kunjung hilang setelah beberapa hari.

CARA MENGATASI ANYANG-ANYANGAN

Ada berbagai cara mengatasi anyang-anyangan, diantaranya dengan menjaga kebersihan area kewanitaan, hindari menahan buang air kecil, dan sering mengkonsumsi buah Cranberry atau supplemen yang mengandung ekstrak buah Cranberry.

MENGAPA WANITA LEBIH RENTAN TERKENA ANYANG-ANYANGAN?

KENAPA LEBIH RENTAN?

Anyang-anyangan atau yang biasa disebut sebagai gejala dari infeksi saluran kemih, bisa terjadi kepada siapa saja, baik itu lelaki, perempuan, ataupun tua dan muda. Akan tetapi, risiko seorang wanita terkena anyang-anyangan sepanjang hidupnya mencapai 50 persen. Kebanyakan perempuan juga berisiko mengidap kondisi ini berulang kali bahkan hingga bertahun-tahun.

FAKTOR GENETIS & BIOLOGIS

Beberapa faktor penyebab yang menjadikan penyakit anyang-anyangan ini muncul adalah akibat bakteri yang menyebabkan infeksi pada saluran kemih. Kurang terjaganya kebersihan organ kemaluan wanita yang bisa memicu masuknya bakteri E. coli ke dalam saluran kemih kita. Bakteri ini biasanya berasal dari dubur atau anus.

Hal ini disebabkan uretra atau saluran kemih pada wanita yang meneruskan urine dari kandung kemih ke bagian luar tubuh terletak dekat dengan anus. Membilas dengan cara yang salah dari belakang ke depan mengakibatkan bakteri dari usus besar, seperti E.coli, dapat keluar dari anus dan masuk ke saluran kencing. Bakteri ini kemudian menginfeksi kandung kemih yang jika tidak segera diobati juga dapat menginfeksi ginjal.

Jika kebersihan pada celana dalam kurang terjaga dengan baik maka pertumbuhan bakteri juga akan semakin subur. Dan selain akibat masalah kebersihan, penyebab yang lainnya adalah kurangnya asupan minum air putih yang dapat menimbulkan resiko anyang-anyangan. Kekurangan minum air putih ini akan semakin parah jika disertai juga dengan aktivitas fisik yang sangat berat misalnya adalah melakukan olahraga dengan berlebihan dsb.

LEBIH BERISIKO

Semua orang, laki-laki atau perempuan, memang dapat mengidap anyang-anyangan, namun ada yang lebih berisiko mengalami situasi ini, yaitu:

  • Wanita lebih berisiko mengidap anyang-anyangan karena saluran kemihnya lebih pendek, sehingga bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih.
  • Wanita yang menggunakan alat kontrasepsi, terutama kontrasepsi diafragma dan spermisida.
  • Memiliki kelainan saluran kemih bawaan sejak lahir yang menyebabkan urine tidak dapat keluar dari tubuh secara normal atau mengalir kembali ke kandung kencing sehingga meningkatkan risiko.
  • Setelah masa menopause, risiko wanita terkena anyang-anyangan meningkat karena kurangnya kadar estrogen mengubah keadaan imun kandung kemih sehingga lebih rentan untuk terinfeksi.
  • Menurunnya sistem kekebalan tubuh akibat penyakit tertentu, seperti diabetes, sehingga menyebabkan tubuh tidak bisa melawan bakteri.
  • Mengalami penumpukan urine pada kandung kencing akibat sumbatan pada saluran kencing seperti pembesaran prostat yang menekan saluran kencing atau batu ginjal.
  • Orang yang menggunakan kateter untuk buang air kecil.

Jika Anda berada pada salah satu dari kondisi di atas, sebaiknya berhati-hati dan segera lakukan tindakan-tindakan pencegahan agar terhindar dari risiko anyang-anyangan.

PENCEGAHAN

Mencegah lebih baik dibandingkan dengan mengobati, berikut ini cara mencegah anyang anyangan (infeksi saluran kemih) :

MENJAGA KEBERSIHAN

Sebaiknya pria maupun wanita menjaga kebersihannya, terutama jika ingin berhubungan seksual. Sebelum dan sesudah melakukan hubungan seksual sebaiknya organ intim dibersihkan terlebih dahulu. Membesrihkannya cukup dengan air yang bersih saja, basuhlah organ intim menggunakan air yang bersih. Jangan menggunakan sabun karena dikhawatirkan ph atau kadar keasamannya tidak sesuai dengan organ intim terutama vagina.

MEMBILAS DENGAN BENAR

Membilas dengan cara yang benar bisa menghindarkan anda dari infeksi saluran kemih. Kebanyakan orang menggunakan cara membilas yang salah yaitu dari belakang ke depan, padahal membilas yang benar adalah dengan cara depan ke belakang. Sehingga kuman dan bakteri tidak akan masuk ke vagina. Jika membilas dari arah belakang ke depan justru akan membawa semua kuman dan bakteri masuk ke dalam saluran kemih sehingga rentan menyebabkan anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih.

JANGAN MENAHAN BERKEMIH

Bahaya menahan kencing (berkemih) justru bisa membuat seseorang terkena infeksi dikarenakan menahan berkemih bisa membuat bakteri E.Coli yang sudah menempel menjadi berkoloni semakin banyak.

CELANA DALAM KETAT

Bakteri bisa muncul karena celana dalam yang ketat. Wanita yang sedang mengalami keputihan akan memiliki banyak bateri dan jamur di organ intimnya. Kondisi itu akan diperparah dengan penggunaan celana dalam yang ketat. Celana dalam yang ketat bisa menjadi penyebab anyang anyangan karena kuman dan bakteri bisa masuk ke dalam saluran kemih dan menyebabkan infeksi.

MANDI DENGAN AIR YANG MENGALIR

Mandi dengan air yang mengalir bisa mencegah adanya infeksi saluran kemih. Alasannya adalah saat mandi menggunakan air yang mengalir kuman dan bakteri bisa luruh bersamaan dengan air yang diguyurkan. Sedangkan mandi dengan bath up bisa membuat kuman dan bakteri berada di dalam rendaman air di dalam bath up tersebut.

SERING MENGKONSUMSI CRANBERRY

Proantocyanidin yang terkandung dalam buah Cranberry dapat mencegah bakteri E.Coli menempel pada saluran kemih. Sering mengkonsumsi buah Cranberry dapat menghindari kita terkena anyang-anyangan. Saat ini buah Cranberry sudah dapat ditemukan di pasaran dalam bentuk supplemen yang berisi ekstrak Cranberry.

MENGAPA WANITA MUDAH TERKENA ANYANG-ANYANGAN BERULANG KALI?

KENAPA BERULANG KALI?

Anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih, bisa terjadi kepada siapa saja. Akan tetapi, risiko seorang wanita terkena anyang-anyangan sepanjang hidupnya mencapai 50 persen. Kebanyakan perempuan juga berisiko mengidap kondisi ini berulang kali bahkan hingga bertahun-tahun.

KEBERSIHAN ADALAH PENYEBAB UTAMA ANYANG-ANYANGAN

Menurut dokter ahli urologi dr. I.B. Tatwa Yatindra, Sp.U., anyang-anyangan merupakan suatu gejala akibat berbagai masalah karena terjadi frekuensi kencing menjadi lebih sering dari biasanya. Namun, volumenya sedikit-sedikit. “Gejala ini merupakan tanda telah terjadi sesuatu pada saluran kencing bagian bawah khususnya masalah dalam penyimpanan air seni di kandung kencing,” jelasnya.

Hal ini disebabkan uretra atau saluran kencing pada wanita yang meneruskan urine dari kandung kemih ke bagian luar tubuh terletak dekat dengan anus. Membilas dari belakang ke depan mengakibatkan bakteri dari usus besar, seperti E.coli, dapat keluar dari anus dan masuk ke saluran kencing. Bakteri ini kemudian menginfeksi kandung kemih.

Jika kebersihan pada celana dalam kurang terjaga dengan baik maka pertumbuhan bakteri juga akan semakin subur. Dan selain akibat masalah kebersihan, penyebab yang lainnya adalah kurangnya asupan minum air putih yang dapat menimbulkan resiko anyang-anyangan. Kekurangan minum air putih ini akan semakin parah jika disertai juga dengan aktivitas fisik yang sangat berat misalnya adalah melakukan olahraga dengan berlebihan dan sebagainya.

PENDETEKSIAN & PENCEGAHAN ANYANG-ANYANGAN SEJAK DINI

Perempuan disebut paling sering mengalami anyang-anyangan dibanding laki-laki. Ada beberapa hal yang menjadi risiko seperti lubang saluran kemih, liang vagina, dan lubang anus yang letaknya berdekatan dan saling terbuka. Berbeda dengan pria, dimana lubang saluran kemih menjadi satu dengan saluran reproduksi dan tertutup oleh kulit.

“Anyang-anyangan pada perempuan sering timbul akibat kelalaian menjaga kebersihan organ intim. Seringkali kuman atau bakteri dari anus dan vagina wanita akan mengontaminasi saluran kemih sehingga mudah terjadi infeksi saluran kemih yang gejalanya sering disebut anyang-anyangan. Hal ini juga terjadi pada perempuan yang melahirkan spontan atau normal yang cenderung sfingter uretra-nya mengalami instabilitas demikian juga otot detrusor-nya,” jelas dr. Tatwa.

Ia menyarankan, minimal dilakukan pemeriksaan air seni rutin atau rinalisis untuk memastikan diagnosis. Kalau jumlah leukosit atau sel darah putih dalam air seni banyak, dan juga eritrosit atau sel darah merah, dan juga ditemukan bakteri, maka 90% sudah terjadi infeksi saluran kemih sebagai penyebab anyang-anyangan.

Karena penyebab anyang-anyangan cukup banyak, terkadang perlu juga dilakukan pemeriksaan pancaran kencing yang disebut uroflowmetri yakni pencatatan frekuensi kemih dalam diari kencing selama tiga hari. Pemeriksaan ultrasonografi kandung kencing juga diperlukan, dan bila dipandang perlu dilanjutkan dengan pemeriksaan melalui tindakan invasif berupa peneropongan saluran kemih disebut cystoscopy.

Berikut adalah beberapa cara mencegah anyang anyangan (infeksi saluran kemih) datang kembali:

  • Menjaga Kebersihan
  • Membilas Dengan Benar (depan ke belakang)
  • Jangan Menahan Buang Air Kecil
  • Hindari menggunakan Celana Dalam terlalu Ketat
  • Mandi dengan Air yang Mengalir
  • Rajin mengkonsumsi buah / ekstrak buah Cranberry yang kaya akan proantocyanidin untuk mencegah bakteri E.Coli menempel pada saluran kemih

APAKAH YANG MENYEBABKAN TERJADINYA ANYANG-ANYANGAN?

ANYANG-ANYANGAN?

Pernahkah Anda mengalami sakit, nyeri dan rasa panas ketika buang air kecil? Bisa jadi Anda terkena anyang-anyangan. Anyang anyangan merupakan gejala awal dari Infeksi Saluran Kemih, penyakit yang dapat dibilang cukup menyebalkan. Pasalnya ketika kita buang air kecil, air yang keluar hanya sedikit dan rasanya nyeri cenderung panas.

APA ITU ANYANG-ANYANGAN?

Kebanyakan dari kita tidak mengetahui apa yang menyebabkan anyang anyangan, padahal kita sering mengatakan bahwa gangguan pada saat buang air kecil ini yakni “anyang-anyangan”. Dalam istilah kedokteran, anyang-anyangan biasa disebut dengan infeksi saluran kemih.
Penyakit ini bisa terjadi kepada siapa saja, baik itu lelaki, perempuan, ataupun tua dan muda. Anyang-anyangan tidak selalu menimbulkan gejala yang spesifik. Namun kondisi berikut secara umum dapat menjadi tanda-tanda Anda mengalami anyang-anyangan.

  • Hasrat berlebih untuk buang air kecil.
  • Buang air kecil lebih sering, tapi dengan volume sedikit-sedikit.
  • Nyeri pada panggul jika terjadi pada wanita.
  • Jika terjadi pada pria, akan menimbulkan gejala nyeri pada anus.
  • Rasa perih ketika buang air kecil.
  • Merasa lelah dan kurang sehat.
  • Demam.

Tanda-tanda diatas terkadang muncul berbarengan, tapi tidak jarang hanya muncul satu persatu. Apabila Anda mengalami salah satu hal diatas, segeralah memikirkan beberapa kemungkinan bahwa Anda mungkin saja terkena anyang-anyangan.

APA PENYEBAB UTAMA ANYANG-ANYANGAN?

1. Bakteri E.Coli

Yang menyebabkan seseorang terkena anyang-anyangan adalah bakteri E.Coli. Bakteri E.Coli yang masuk ke dalam saluran kemih bisa menyebabkan seseorang terkena anyang-anyangan. Oleh sebab itulah jagalah kebersihan saat anda berkemih atau saat anda ke kamar mandi.

2. Chlamydia

Bakteri chlamydia merupakan salah satu bakteri yang bisa menyebabkan anyang-anyangan, Penyebab anyang-anyangan pada wanita yang disebabkan oleh Chlamydia sering kali terjadi. Hal ini karena bakteri itu ada pada vagina wanita. Saat wanita terkena keputihan bakteri itu bisa masuk ke dalam saluran kemih dan menyebabkan wanita menjadi terkena keputihan.

3. Alergi

Pada pria anyang-anyangan bisa disebabkan oleh faktor alergi. Alergi itu bisa disebabkan oleh lendir atau cairan vagina yang adapada pasangannya setelah berhubungan intim. Pengecekan alergi terhadap cairan keputihan wanita ini penting dilakukan oleh pria agar tidak mengganggu aktivitas seksualnya bersama dengan pasangan.

4. Kurang Menjaga Kebersihan

Penyebab timbulnya anyang-anyangan adalah kurang menjaga kebersihan organ intim terutama sebelum dan sesudah berhubungan. Banyak pasangan yang sebelum melakukan hubungan seksual tidak membersihkan organ intimnya terlebih dahulu, begitu pula setelah berhubungan seksual. Hal itu bisa menjadi penyebab timbulnya anyang-anyangan.
Bakteri dan kuman yang ada di dalam organ intim bisa masuk ke dalam saluran kemih jika tidak dibersihkan terlebih dahulu. Akibatnya dua hari atau sehari setelah berhubungan baik pihak pria maupun wanita bisa terkena anyang-anyangan.

5. Struktur Organ Intim yang Tidak Normal

Salah satu hal yang menyebabkan seseorang terkena anyang-anyangan adalah struktur organ intim yang tidak normal. Struktur itu misalnya saja adalah refluks urin yang lebih tinggi dibandingkan saluran kemih bisa meningkatkan tekanan hidrostatik. Tekanan itu bisa memunculkan infeksi saluran kemih.

6. Gangguan Prostat

Prostat yang tergangggu fungsinya bisa menjadi penyebab anyang-anyangan pada pria. Hal itu dikarenakan prostat tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

7. Diabetes

Salah satu yang bisa menyebabkan seseorang terkena anyang-anyangan adalah penyakit kronis seperti diabetes. Diabetes mellitus penderitanya akan mengalami anyang-anyangan yang timbul akibat reaksi dari penyakitnya tersebut. Orang yang mengalami diabetes mellitus akan merasakan ingin selalu buang air kecil meskipun urin yang dikeluarkannya hanyalah sedikit. Tidak hanya diabetes saja, saat kadar asam urat dan tekanan darah tinggi, orang tersebut bisa terkena anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih.

8. Dehidrasi

Dehidrasi juga menjadi penyebab seseorang yang mengalami anyang-anyangan, alasannya adalah saat orang dehidrasi dia akan memproduksi sedikit urin. Semakin dia membiarkan tubuhnya dehidrasi, produksi urin akan semakin sedikit dan menyebabkan dirinya menjadi sulit untuk berkemih. Orang yang dehidrasi juga akan merasakan ingin selalu buang air kecil namun volume urin yang dikeluarkan hanyalah sedikit. Jika sudah begitu, anyang-anyangan pun bisa menyerang orang yang terkena dehidrasi tersebut.

9. Kehamilan

Orang yang sedang hamil tua biasanya akan mengalami anyang-anyangan. Penyebab anyang angan pada wanita ini adalah pada saat usia kandungan membesar kandungan itu akan menekan kantung kemih. Kantung kemih yang tertekan akan membuat seseorang selalu ingin buang air kecil atau berkemih. Meskipun urin yang ada di dalam kantung kemih sedikit, jika kantung kemih itu tertekan maka ibu hamil bisa merasakan keinginan untuk buang air kecil secara terus menerus.

10. Alat KB

Efek dari penggunaan alat KB adalah rasa ingin buang air kecil secara terus menerus, terutama jika alat KB tersebut berbentuk spiral yang dimasukkan ke dalam rahim wanita. Selalu kontrol alat KB anda agar tidak terjadi hal-hal yang tidak anda inginkan.

11. Menopause

Menopause bisa menyebabkan wanita terkena anyang-anyangan. Penurunan hormon estrogen bisa menyebabkan seseorang menjadi terkena infeksi saluran kemih.

12. Batu Ginjal

Batu ginjal yang dialami oleh pria dan sedikit wanita bisa menyebabkan seseorang terkena infeksi. Batu ginjal itu bisa menekan saluran kemih sehingga rasa ingin berkemih terus-terusan namun tidak bisa dikeluarkan semua dikarenakan tersumbat dengan adanya batu ginjal tersebut.

BAKTERI PENYEBAB ANYANG-ANYANGAN

80-85% dari kasus anyang-anyangan disebabkan oleh bakteri E.Coli.
Bakteri ini biasanya masuk ke saluran kemih melalui uretra, dimana setelah memasuki kandung kemih, E. Coli dapat menempel ke dinding kandung kemih dan membentuk biofilm yang kebal terhadap respon kekebalan tubuh.

PENANGANAN UNTUK ANYANG-ANYANGAN

Jika tidak segera ditangani, anyang-anyangan dapat membawa risiko serius, seperti kerusakan ginjal akibat infeksi ginjal akut atau kronis, terutama pada anak-anak. Pada ibu hamil, anyang-anyangan yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur atau bayi lahir dengan berat badan lahir rendah.

Rajin mengkonsumsi buah yang mengandung Proantocyanidin (PAC) seperti Cranberry. Karena Proantocyanidin (PAC) dapat mencegah bakteri E.Coli menempel pada saluran kemih. Saat ini sudah ada supplemen yang mengandung ekstrak Cranberry sehingga kita tidak perlu repot mencari buahnya.

GEJALA ANYANG-ANYANGAN YANG HARUS ANDA KETAHUI

ANYANG-ANYANGAN ATAU INFEKSI SALURAN KEMIH

Penyakit anyang-anyangan dapat diderita oleh pria maupun wanita, namun kenyataan yang ada penyakit anyang-anyangan ini lebih banyak di derita oleh wanita karena secara anatomi, jarak antara saluran kemih (uretra) ke saluran pembuangan air besar (BAB) lebih dekat, sehingga rentan mengalami gangguan di seputar saluran kemih.

Risiko seorang wanita terkena anyang-anyangan sepanjang hidupnya mencapai 50 persen. Kebanyakan perempuan juga berisiko mengidap kondisi ini berulang kali bahkan hingga bertahun-tahun.

Anyang-anyangan adalah salah satu indikasi dari penyakit infeksi saluran kemih. Disaat sedang buang air kecil, air yang harusnya keluar banyak namun saat mengalami anyang anyangan biasanya air yang keluar sedikit dan rasa yang muncul juga nyeri.

GEJALA ANYANG-ANYANGAN

Menurut dokter ahli urologi dr. I.B. Tatwa Yatindra, Sp.U., anyang-anyangan merupakan suatu gejala akibat berbagai masalah karena terjadi frekuensi berkemih menjadi lebih sering dari biasanya. Namun, volumenya sedikit-sedikit. “Gejala ini merupakan tanda telah terjadi sesuatu pada saluran kencing bagian bawah khususnya masalah  dalam penyimpanan air seni di kandung kencing,” jelasnya.

Penyebabnya paling banyak  infeksi saluran kemih. Selain ditandai anyang-anyangan, terkadang ada rasa perih dan panas saat kencing. Umumnya, terjadi karena sering menahan kencing.

Penyebab lain adalah, terlalu banyak minum yang berefek diuretik seperti alkohol, kopi, dan teh. Bisa juga karena kehamilan, cemas, otot detrusor tidak stabil, pembesaran prostat, hipertonisitas dasar panggul, interstitial cystitis, dan diverticulitis.

Infeksi saluran kemih terjadi ketika bakteri menyerang bagian tertentu dari sistem saluran kemih yang terdiri atas ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Infeksi saluran kemih dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu Infeksi saluran kemih bawah dan atas. Infeksi saluran kemih bawah merupakan infeksi yang terjadi pada uretra dan kandung kemih. Gejala dari kondisi ini meliputi rasa ingin selalu ingin buang air kecil, nyeri atau perih saat buang air kecil, warna urin yang keruh, dan bau urin yang menyengat. Sedangkan Infeksi saluran kemih atas merupakan infeksi yang terjadi pada ureter dan ginjal. Gejala dari kondisi ini meliputi nyeri pada bagian selangkangan, mual, dan demam.

Anyang-anyangan tidak selalu menimbulkan gejala yang spesifik. Namun kondisi berikut secara umum dapat menjadi tanda-tanda Anda bisa jadi mengalami anyang-anyangan:

  • Hasrat berlebih untuk buang air kecil.
  • Buang air kecil lebih sering, tapi dengan volume sedikit-sedikit.
  • Nyeri pada panggul jika terjadi pada wanita.
  • Jika terjadi pada pria, akan menimbulkan gejala nyeri pada anus.
  • Rasa perih ketika buang air kecil.
  • Urine berbau menyengat, lebih pekat, kadang-kadang mengandung darah.
  • Merasa lelah dan kurang sehat.
  • Demam

Selain itu, infeksi ini dibagi berdasarkan bagian sistem kemih mana yang terinfeksi sehingga mengakibatkan gejala-gejala yang berbeda, seperti:

  • Ginjal (pielonefritis akut): nyeri pada pinggang belakang atas, demam tinggi, mual, muntah.
  • Kandung kemih (sistitis): perasaan tidak nyaman pada perut bagian bawah, panggul terasa seperti ditekan, buang air kecil berulang kali dan terasa nyeri, serta adanya darah pada urine.
  • Saluran kencing (urethritis): kemaluan terasa perih saat buang air kecil. Penyebabnya sama, yaitu akibat menyebarnya bakteri sistem gastrointestinal dari anus ke saluran kemih.

Salah satu cara mengatasi Anyang-anyangan adalah dengan menggunakan ekstrak Cranberry, yang di dalamnya mengandung Proantocyanidin yang berfungsi untuk mencegah dan menangkap bakteri yang menempel pada saluran kemih.