img-article-9kebiasaan

9 Kebiasaan Buruk Ini Menyebabkan ISK

Tanpa disadari kita kerap melakukan kebiasaan buruk yang memicu timbulnya infeksi saluran kemih (ISK).

Suatu hari kamu merasakan gejala anyang-anyangan, yaitu rasa ingin berkemih namun terasa tidak tuntas yang disertai rasa nyeri saat berkemih. Perut bagian bawah terasa tidak nyaman, dan setelah diperhatikan urine berwarna keruh. Ini yang disebut gejala infeksi saluran kemih (ISK).

Infeksi saluran kemih biasanya terjadi ketika bakteri memasuki saluran kemih melalui uretra dan mulai berkembang biak di kandung kemih. Sistem saluran kemih mempunyai pertahanan untuk mencegah masuknya bakteri, namun pertahanan ini terkadang gagal, dan bila itu terjadi, bakteri mungkin bertahan dan berkembang menjadi infeksi di saluran kemih.

Kebiasaan buruk yang dapat memicu terjadinya ISK

1. Kurang minum

Saat tubuh kekurangan cairan, produksi urine menjadi berkurang, dan hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih. Buang air kecil (BAK) merupakan cara terbaik untuk mengeluarkan bakteri dari saluran kemih, supaya hal ini tidak terjadi, pastikan kita minum 8 gelas air putih setiap hari.

2. Menahan buang air kecil

Semakin lama urine tertahan, kandung kemih akan menjadi tempat yang baik untuk bakteri berkembang biak yang cepat atau lambat dapat menyebabkan ISK. Bila dibiarkan infeksi bakteri tersebut dapat menyebar ke ginjal. Nah, mulai sekarang hilangkan kebiasaan menahan pipis ya.

3. Membasuh dari arah belakang ke depan

Bakteri E. coli biasanya terdapat di saluran pencernaan yang bermuara di anus. Kebiasaan membasuh vagina dari belakang ke depan setelah berkemih atau buang air besar (BAB) membuat bakteri berpotensi masuk melalui saluran uretra dan menyebar ke kandung kemih sehingga memicu infeksi saluran kemih. Agar tak terjadi infeksi, usai berkemih atau BAB sebaiknya basuh dari arah depan ke belakang.

4. Mandi berendam

Berendam air hangat di bath tub usai beraktivitas sepanjang hari memang membuat tubuh nyaman. Tapi hati-hati, ada bahaya mengincar dibalik rasa nyaman itu. Produk yang kamu pakai untuk berendam banyak mengandung bahan sintetik, yang jika didiamkan berlama-lama di dalam air dapat mengiritasi saluran kemih. Selain itu, air dapat menjadi salah satu sumber bakteri. Oleh karena itu agar lebih higienis, mandilah menggunakan air pancuran (shower). Namun jika terpaksa berendam, pastikan tidak
melakukannya terlalu sering dan berlama-lama.

5. Mengenakan pakaian terlalu ketat

Kenakan pakaian sehari-hari yang nyaman dan tidak ketat. Hindari pakaian yang terlalu ketat, terutama untuk pakaian dalam. Area seputar organ intim sebaiknya tetap kering. Celana ketat berbahan jeans dan celana dalam berbahan nilon dapat membuat daerah intim menjadi lembab, sehingga mengundang bakteri dapat mudah berkembang biak.

6. Menggunakan metode KB tertentu

Alat kontrasepsi diafragma yang digunakan oleh wanita dapat menekan uretra dan mengganggu pengosongan kandung kemih. Akibatnya, urine tertahan lebih lama di saluran kemih. Alat kontrasepsi lain yakni kondom yang mengandung spermisida juga menyebabkan perubahan pH vagina sehingga menyebabkan bakteri mudah berkembang biak.

7. Salah memilih sabun mandi

Beberapa jenis sabun dapat mengiritasi area seputar anus sehingga memungkinkan bakteri berpindah ke saluran kemih. Pilihlah sabun sesuai dengan jenis kulit dan bersahabat dengan kulit tanpa menimbulkan iritasi.

8. Minum kopi, jus, dan alkohol

Kopi dan/atau alkohol bersifat diuretik, artinya memaksa saluran kemih untuk mengeluarkan urine lebih sering sehingga dapat menyebabkan iritasi pada saluran kemih. Iritasi ini dapat menjadi peluang bakteri untuk menginfeksi saluran kemih. Sebaiknya, batasi minuman seperti di atas dan lebih disarankan untuk minum air putih lebih banyak.

9. Pakaian dalam lembab

Pakaian dalam yang lembab atau basah merupakan lingkungan yang nyaman bagi bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak. Hal ini memperbesar risiko infeksi saluran kemih. Karenanya, disarankan untuk mengganti pakaian dalam minimal 2 kali per hari, atau ketika pakaian dalam basah atau lembab.

10. Ayo kembali ke pola hidup sehat

Jika merasa mengalami gejala-gejala ISK, konsultasikan dengan dokter dan ubahlah kebiasaan-kebiasaan buruk di atas. Lengkapi gaya hidup sehatmu dengan mengonsumsi ekstrak buah cranberry yang merupakan salah satu cara alami untuk mencegah infeksi saluran kemih berulng karena mengandung bahan aktif proanthocyanidin (PAC) yang mencegah penempelan bakteri E. coli pada epitel saluran kemih.

11. Prive Uricran mengandung ekstrak cranberry tersedia dalam bentuk kapsul yang praktis untuk membantu memelihara kesehatan saluran kemih, dan Prive Uricran Plus dalam bentuk powder yang enak dan menyegarkan untuk membantu memelihara kesehatan. Prive Uricran dan Prive Uricran Plus dapat diperoleh di apotek terdekat.

Referensi:

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/urinary-tract-infection/symptoms-causes/syc-20353447

http://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3033513/5-kebiasaan-penyebab-infeksi-saluran-kemih

https://www.blogdokter.net/2017/04/15/9-kebiasaan-buruk-yang-dapat-menyebabkan-infeksi-saluran-kemih/

https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/perawatan-kewanitaan/kenapa-wanita-sering-infeksi-saluran-kencing/

http://www.alodokter.com/infeksi-saluran-kemih/penyebab

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *