Penyebab Anyang Anyang Sering Kambuh Berulang Kali

KENAPA BERULANG KALI?

Anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih, bisa terjadi kepada siapa saja. Akan tetapi, risiko seorang wanita terkena anyang-anyangan sepanjang hidupnya mencapai 50 persen. Kebanyakan perempuan juga berisiko mengidap kondisi ini berulang kali bahkan hingga bertahun-tahun.

KEBERSIHAN ADALAH PENYEBAB UTAMA ANYANG-ANYANGAN

Menurut dokter ahli urologi dr. I.B. Tatwa Yatindra, Sp.U., anyang-anyangan merupakan suatu gejala akibat berbagai masalah karena terjadi frekuensi kencing menjadi lebih sering dari biasanya. Namun, volumenya sedikit-sedikit. “Gejala ini merupakan tanda telah terjadi sesuatu pada saluran kencing bagian bawah khususnya masalah dalam penyimpanan air seni di kandung kencing,” jelasnya.

Hal ini disebabkan uretra atau saluran kencing pada wanita yang meneruskan urine dari kandung kemih ke bagian luar tubuh terletak dekat dengan anus. Membilas dari belakang ke depan mengakibatkan bakteri dari usus besar, seperti E.coli, dapat keluar dari anus dan masuk ke saluran kencing. Bakteri ini kemudian menginfeksi kandung kemih.

Jika kebersihan pada celana dalam kurang terjaga dengan baik maka pertumbuhan bakteri juga akan semakin subur. Dan selain akibat masalah kebersihan, penyebab yang lainnya adalah kurangnya asupan minum air putih yang dapat menimbulkan resiko anyang-anyangan. Kekurangan minum air putih ini akan semakin parah jika disertai juga dengan aktivitas fisik yang sangat berat misalnya adalah melakukan olahraga dengan berlebihan dan sebagainya.

PENDETEKSIAN & PENCEGAHAN ANYANG-ANYANGAN SEJAK DINI

Perempuan disebut paling sering mengalami anyang-anyangan dibanding laki-laki. Ada beberapa hal yang menjadi risiko seperti lubang saluran kemih, liang vagina, dan lubang anus yang letaknya berdekatan dan saling terbuka. Berbeda dengan pria, dimana lubang saluran kemih menjadi satu dengan saluran reproduksi dan tertutup oleh kulit.

“Anyang-anyangan pada perempuan sering timbul akibat kelalaian menjaga kebersihan organ intim. Seringkali kuman atau bakteri dari anus dan vagina wanita akan mengontaminasi saluran kemih sehingga mudah terjadi infeksi saluran kemih yang gejalanya sering disebut anyang-anyangan. Hal ini juga terjadi pada perempuan yang melahirkan spontan atau normal yang cenderung sfingter uretra-nya mengalami instabilitas demikian juga otot detrusor-nya,” jelas dr. Tatwa.

Ia menyarankan, minimal dilakukan pemeriksaan air seni rutin atau rinalisis untuk memastikan diagnosis. Kalau jumlah leukosit atau sel darah putih dalam air seni banyak, dan juga eritrosit atau sel darah merah, dan juga ditemukan bakteri, maka 90% sudah terjadi infeksi saluran kemih sebagai penyebab anyang-anyangan.

Karena penyebab anyang-anyangan cukup banyak, terkadang perlu juga dilakukan pemeriksaan pancaran kencing yang disebut uroflowmetri yakni pencatatan frekuensi kemih dalam diari kencing selama tiga hari. Pemeriksaan ultrasonografi kandung kencing juga diperlukan, dan bila dipandang perlu dilanjutkan dengan pemeriksaan melalui tindakan invasif berupa peneropongan saluran kemih disebut cystoscopy.

Berikut adalah beberapa cara mencegah anyang anyangan (infeksi saluran kemih) datang kembali:

  • Menjaga Kebersihan
  • Membilas Dengan Benar (depan ke belakang)
  • Jangan Menahan Buang Air Kecil
  • Hindari menggunakan Celana Dalam terlalu Ketat
  • Mandi dengan Air yang Mengalir
  • Rajin mengkonsumsi buah / ekstrak buah Cranberry yang kaya akan proantocyanidin untuk mencegah bakteri E.Coli menempel pada saluran kemih
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *