Using toilet. A young woman uses a toilet with a roll of toilet paper in his hand.

Jaga Kebersihan Organ Intim Sebelum dan Setelah Berhubungan Intim

Tanpa disadari, hubungan intim menjadi ‘pintu gerbang’ infeksi saluran kemih (ISK) pada wanita. Tapi bukan berarti Anda harus menghindarinya, lebih baik tahu bagaimana langkah mengantisipasinya.

Infeksi saluran kemih (ISK) terjadi ketika bakteri memasuki saluran kemih melalui uretra dan berkembang biak di kandung kemih. Meskipun sistem saluran kemih dirancang untuk mencegah serangan bakteri, namun pertahanan ini terkadang gagal. Akibatnya, bakteri menimbulkan infeksi di saluran kemih.

Wanita lebih rentan terkena ISK karena memiliki saluran uretra lebih pendek dibanding pria. Selain itu jarak uretra wanita cenderung lebih dekat ke anus, sehingga lebih mudah akses bagi bakteri untuk masuk ke uretra.

Salah satu faktor penyebab meningkatnya risiko wanita terkena infeksi saluran kemih (ISK) adalah aktivitas seksual. Bagaimana mekanismenya?

Ketika seorang wanita pertama kali berhubungan intim, saat itulah ia rentan mengalami infeksi, yang dikenal dengan istilah ‘honeymoon cystitis’. Sistitis  merupakan infeksi saluran kemih (ISK) yang sering terjadi pada wanita.

Saat berhubungan intim, uretra bersentuhan dengan bakteri dari daerah genital dan anus, yang memungkinkan mereka memasuki uretra, kandung kemih, dan mungkin akhirnya ke ginjal, dan mengakibatkan infeksi. Fakta menunjukkan hampir 80 persen wanita premenopause dengan ISK melakukan hubungan intim 24 jam sebelumnya.

5 Langkah mencegah ISK saat berhubungan intim

Anda tidak harus berhenti berhubungan intim karena khawatir terkena ISK.  Yang sebaiknya dilakukan adalah mengetahui bagaimana mencegah terjadinya ISK akibat hubungan intim.

Berikut adalah 5 langkah yang dapat dilakukan:

  1. Buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan intim. Aliran urine secara otomatis membersihkan saluran kemih dan ‘mengusir’ bakteri yang mungkin akan masuk ke uretra, tempat Anda buang air kecil.
  2. Minum cukup air untuk ‘memancing’ buang air kecil, agar bakteri keluar dari saluran kemih. Lakukan sesudah berhubungan intim.
  3. Bersihkan area genital dan anal sebelum dan sesudah berhubungan intim. Basuh dari depan ke arah belakang, cukup dengan air bersih saja. Hindari penggunaan sabun, karena justru dapat memicu peradangan dan merangsang masuknya kuman. Selain itu sabun dapat mengganggu flora normal pada vagina.
  4. Hindari penggunaan diafragma atau spermisida sebagai pilihan kontrasepsi Anda, karena dapat berkontribusi pada pertumbuhan bakteri.
  5. Sedia Prive Uri-cran yang terbuat dari ekstrak Cranberry untuk membantu memelihara kesehatan saluran kemih Anda. Bahan aktif Proanthocyanidins dari ekstrak cranberry dapat mencegah bakteri coli penyebab ISK menempel pada dinding saluran kemih.

Referensi:

 

Pregnant woman touching her big belly and walking in the park

Menghadapi Sering Buang Air Kecil pada Ibu Hamil

Dua sampai 10 persen ibu hamil mengalami infeksi saluran kencing (ISK), dan cenderung terulang kembali selama kehamilan. Bagaimana mengatasi  sering buang air kecil saat hamil agar tidak terjadi ISK?

Kehamilan memang mendatangkan kebahagiaan namun juga sejumlah isu tersendiri bagi ibu hamil (bumil), salah satunya frekuensi buang air kecil. Awalnya mungkin tak terlampau mengganggu, namun ketika kehamilan memasuki trimester tiga mungkin bumil mulai terganggu dengan seringnya frekuensi berkemih.

Mari kita lihat apa yang terjadi, bagaimana cara mengatasinya, dan bila mana menjadi pertanda masalah.

Perubahan hormonal saat kehamilan membuat aliran darah ke ginjal lebih cepat dan volume darah meningkat sekitar 50 persen dari kondisi sebelum hamil. Ditambah lagi dengan perkembangan janin di dalam rahim yang menekan kandung kemih. Akibatnya, kecepatan pengisian kandung kemih dan volume urine meningkat, membuat bumil lebih sering buang air kecil.

Dengan demikian, sering buang air kecil selama kehamilan adalah sesuatu yang biasa dan normal. Namun, perlu dicermati karena sering buang air kecil bisa menjadi pertanda adanya infeksi saluran kemih (ISK). Faktanya, 2 -10 persen wanita hamil rentan mengalami infeksi saluran kemih. ISK cenderung sering terulang kembali selama kehamilan. Wanita yang pernah memiliki ISK sebelumnya lebih rentan untuk mendapatkannya lagi selama kehamilan. Hal yang sama berlaku untuk wanita yang sudah pernah melahirkan sebelumnya.

Bagaimana gejala ISK?

Ibu hamil perlu mengenal gejala ISK dengan baik; jika saat berkemih disertai dengan rasa sakit seperti terbakar dan berkemih terasa tidak tuntas (sering disebut dengan anyang-anyangan). Bila berlanjut, dapat disertai demam, mual dan muntah, serta rasa nyeri pada perut bagian bawah dan panggul.

Agar tidak terkena ISK, jangan biasakan menahan buang air kecil. Terkadang bumil memilih untuk menahan buang air kecil dengan alasan repot, toilet tidak tersedia atau jauh, berada dalam perjalanan, atau karena malas ke kamar mandi di malam hari. Semakin ditahan, bakteri akan tinggal lebih lama pada area kandung kemih dan saluran kemih ibu hamil. Ini yang bisa memicu berkembang biaknya bakteri.

Tip sehat bagi bumil

Kehamilan dan keinginan untuk buang air kecil secara terus menerus tidak dapat dihindarkan, karena ini mekanisme alami. Meski tidak dapat dihindari, ada baiknya mengikuti tip berikut untuk mengatasi sering buang air kecil selama kehamilan.

  • Minum air yang cukup, setidaknya 2 liter dalam sehari.
  • Menghindari minum kopi, teh serta minuman lain yang mengandung kafein. Minuman ini akan membuat Anda lebih sering buang air kecil.
  • Buang air kecil dengan posisi yang tepat, agar urine dapat keluar dengan tuntas dan mudah dibilas. Basuh dengan arah dari depan ke belakang, bukan sebaliknya.
  • Perhatikan berat badan Anda, jangan sampai berlebih.
  • Menghindari sembelit dengan banyak makan buah dan sayur.
  • Memelihara saluran kemih dengan baik agar terhindar dari ISK. Pastikan Anda terhindar dari ISK berulang dengan mengonsumsi Prive Uri-cran yang membantu memelihara kesehatan saluran kemih.
  • Kenakan pakaian dalam dari bahan katun dan tidak terlalu ketat. Jika perlu ganti secara rutin.
  • Banyak beristirahat.

Referensi:

Five young cheerful people eating pizza and drinking cold beer while sitting on the beach.

10 Tip Nyaman Saat Liburan

Wah, sudah waktunya liburan lagi, nih. Saatnya kita bersiap-siap merencanakan perjalanan liburan untuk menyegarkan tubuh kembali. Apa saja persiapan yang harus kita perhatikan?

Menikmati perjalanan ke tempat-tempat yang belum pernah kita datangi tentunya sebuah pengalaman yang menyenangkan di kala liburan. Banyak hal yang bisa kita temui dan pelajari di tempat-tempat tersebut. Agar perjalanan liburan ini dapat berjalan dengan aman dan nyaman, yuk ikuti beberapa tip berikut ini:

1. Mengemas barang jauh-jauh hari

Hal ini untuk menghindari adanya barang yang tertinggal padahal sangat dibutuhkan dalam perjalanan. Sebaiknya waktu mengemas barang (packing) tidak dilakukan terlalu berdekatan dengan jadwal keberangkatan.

2. Membuat daftar barang yang dibawa

Ketika kita sedang berkemas-kemas, buatlah daftarnya di dalam buku jurnal perjalanan atau di dalam ponsel agar tak mudah hilang. Tanyakan pada mereka yang sering bepergian, atau buka internet saja jika bingung membuat daftarnya.

3. Pikirkan tempat yang dituju

Ingatlah untuk menyesuaikan barang bawaan dengan tempat yang akan dituju. Misalnya, apakah tempat tersebut beriklim panas atau dingin. Jika hendak ke luar negeri, siapkan juga universal adapter agar kita tidak pusing lagi saat akan mengisi baterai gawai kita nanti.

4. Tas yang kuat dan nyaman 

Pastikan kita tak asal pilih, sesuaikan dengan ukuran tubuh serta kebutuhannya. Apakah kita akan melakukan perjalanan hanya tiga hari, atau hingga dua minggu. Jika akan membeli tas baru, pilihlah produk dengan bahan yang kuat, lalu coba kita angkat dahulu dan perhatikan bantalannya, rasakan apakah cukup nyaman di tubuh kita.

5. Tas pinggang untuk menghindari kecopetan

Tas pinggang kecil seperti fanny pack atau money belt sangat praktis untuk menyimpan uang atau dokumen pribadi saat dalam perjalanan. Selain praktis juga lebih aman dari tangan pencopet.

6. Kamera digital kedap air

Salah satu benda ‘wajib’ dibawa dalam perjalanan adalah kamera. Tentunya kita tak ingin momen-momen indah dalam perjalanan terlewat untuk diabadikan. Kamera yang cocok untuk perjalanan adalah kamera saku yang memiliki fitur waterproof, dustproof, dan shockproof, sehingga kita bisa mengambil gambar sesuka hati tanpa khawatir kamera jadi rusak.

7. Membawa kantung kedap air serba guna

Kantung kedap air atau dry bag juga sangat bermanfaat untuk menyimpan peralatan elektronik maupun benda-benda yang mudah basah. Apalagi jika perjalanan kita melewati tempat yang basah atau lokasinya sering turun hujan. Dry bag juga bisa digunakan untuk menyimpan pakaian basah setelah berenang.

8. Mengenakan alas kaki yang nyaman

Lupakan tampilan yang semata-mata stylish tapi sesungguhnya tak nyaman. Saat liburan, gunakan baik sendal ataupun sepatu yang nyaman di kaki, terutama jika kita akan banyak berjalan kaki. Bayangkan jika kita harus melewatkan liburan dengan kaki yang lecet, sungguh tak menyenangkan, bukan?

9. Bawalah botol air minum isi ulang 

Untuk mencegah dehidrasi, pastikan selalu membawa botol air minum yang dapat diisi ulang. Di beberapa hotel  biasanya juga disediakan dispenser air mineral untuk para tamu, kita dapat mengisi botol kita kembali di sana. Jadi, selain mencegah dehidrasi juga membuat kita lebih hemat tentunya.

10. Membawa obat-obatan pribadi

Ini hal yang sangat penting. Bawalah obat-obatan pribadi dalam tas kita, terutama bagi mereka yang punya penyakit khusus seperti alergi atau asma. Selain itu, bawa juga beberapa obat maupun suplemen kesehatan yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh, salah satunya adalah Prive Uri-cran Plus. Prive Uri-cran Plus mengandung ekstrak buah Cranberry, probiotik, dan vitamin C yang dapat membantu memelihara kesehatan.

Sudah beres semua persiapannya? Selamat berlibur!

Referensi:

Cinema day. Happy young couple watching comedy movie in cinema, smiling.

Menonton Film Tanpa Diganggu Ingin ‘Pipis’

Sedang asyik-asyiknya menonton film di bioskop atau di rumah, tiba-tiba kebelet ingin ke toilet. Mau berdiri dan mengalihkan perhatian dari layar saja rasanya berat, takut ada adegan seru yang terlewat.

Kita mungkin menjadi bagian dari penggemar film yang ikut larut dalam keriuhan film Avengers: Endgame beberapa waktu lalu. Durasi film ini memang bisa dibilang ‘luar biasa’, sekitar 3 jam! Kebelet ‘pipis’ di tengah film yang berdurasi panjang sangat mungkin terjadi. Kebanyakan orang akan menahannya, bahayakah hal ini?

Efek buruk menahan pipis terlalu lama

Kapasitas normal kandung kemih manusia dewasa adalah sekitar 0,5 liter atau kurang lebih dua cangkir air. Saat baru terisi setengahnya, kandung kemih sudah mengirimkan sinyal ke otak bahwa sudah saatnya untuk berkemih. Kadang kita memang harus menahan sebentar keinginan untuk buang air kecil, namun jika dilakukan terlalu sering dapat berbahaya untuk kesehatan.

Menahan pipis terlalu sering dapat mengakibatkan hal berikut:

  1. Rasa sakit di kandung kemih atau ginjal

Selain rasa sakit di otot dasar panggul, saat berkemih pun terasa sakit. Bahkan untuk beberapa saat, setelah buang air kecil, otot di bawah perut dapat mengalami kram.

  1. Infeksi saluran kemih

Menahan berkemih terlalu lama mendorong bakteri untuk berkembang biak di saluran kemih dan menyebabkan ISK atau infeksi saluran kemih. Salah satu gejala ISK adalah keinginan berkemih yang sering namun hanya sedikit atau anyang-anyangan. Untuk membantu memelihara saluran kemih, coba konsumsi Prive Uri-cran dengan ekstrak buah Cranberry, dengan zat aktif Proanthocyanidin yang dapat mencegah bakteri E.coli salah satu penyebab ISK menempel pada dinding saluran kemih.

  1. Kandung kemih yang meregang

Kandung kemih yang meregang sulit berkontraksi untuk mengeluarkan urin. Ini menyebabkan penderita sulit berkemih sehingga mungkin saja terpaksa harus menggunakan kateter untuk berkemih.

  1. Kerusakan pada otot dasar panggul

Salah satu dari otot dasar panggul disebut urethral sphincter yang bertugas untuk menutup uretra (saluran kemih) saat tidak berkemih. Jika terjadi kerusakan pada otot ini, maka penderita akan sulit menahan pipis atau kadang mengalami ‘kebocoran’. Latihan Kegel dapat mengembalikan fungsi otot tersebut.

  1. Terbentuknya batu ginjal

Urin yang dikeluarkan tubuh mengandung beberapa mineral seperti asam urat dan kalsium oksalat. Mereka yang memiliki kadar mineral cukup tinggi dalam tubuh dan jarang berkemih dapat mengalami pembentukan batu ginjal.

Agar nyaman saat menonton film dengan durasi panjang

Idealnya memang kita langsung berkemih saat sudah terasa ingin buang air kecil, tanpa perlu ditahan terlebih dulu. Namun jika ingin menonton film berdurasi panjang tanpa gangguan keinginan berkemih, berikut adalah tip agar nyaman menonton tanpa menahan buang air kecil:

  1. Hindari makan dan minum sekitar 1 atau 2 jam sebelum nonton
    Kita memang memiliki kebutuhan cairan yang perlu dipenuhi, yaitu sebesar delapan gelas sehari atau setara dengan dua liter cairan. Namun sebaiknya kebutuhan tersebut tidak dipenuhi mendekati waktu menonton. Begitu juga dengan makan, karena setelah makan biasanya kita ingin minum.
  1. Berkemih tepat sebelum film dimulai

Umumnya, manusia berkemih sekitar 2-3 jam sekali, namun ada juga yang lebih cepat, tergantung panjangnya saluran uretra. Untuk menyiasati keinginan berkemih saat menonton, berkemihlah tepat sebelum film dimulai. Dengan mengosongkan kandung kemih, kita masih punya cukup waktu hingga ia terisi kembali. 

  1. Hindari banyak minum saat menonton

Selain tidak banyak minum, hindari juga minuman bersoda atau kopi karena dapat menyebabkan kandung kemih lebih cepat terisi.

  1. Pakailah baju hangat atau jaket

Suhu dingin di dalam bioskop dapat membuat keinginan berkemih lebih sering terjadi. Memakai baju hangat atau jaket juga membuat kita merasa lebih nyaman.
Nah, sekarang kita bisa menikmati tontonan berdurasi panjang tanpa kebelet ‘pipis’ lagi.

Referensi:

pregnant woman with a blackboard with a list and copy space and white background

Checklist Penting Sambut Kehadiran Si Buah Hati

Buah hati yang ditunggu tak lama lagi akan hadir di tengah keluarga. Ibu, persiapkan segalanya dengan baik. Buatlah checklist apa saja kebutuhan menjelang hari persalinan.

 

Sembilan bulan si kecil dalam kandungan, tak sabar rasanya menanti kehadirannya. Calon ibu dan ayah, jangan lupa persiapkan kebutuhan apa saja yang diperlukan dalam rangka menyambut si buah hati. Persiapannya bukan hanya kamar bayi atau biaya, namun juga persiapan mental calon ibu menghadapi persalinan, kelancaran prosesi kelahiran bagi sang ibu dan bayi.

 

Siapkan checklist-nya

  1. Diskusikan bersama dokter waktu perkiraan kelahiran si kecil, termasuk ketersediaan kamar perawatan.
  2. Siapkan tas untuk dibawa ke rumah sakit, yang berisi baju ganti ibu dan baju si kecil serta selimut
  3. Babyproof rumah Anda. Pastikan kamar bayi sudah siap, pakaian dan perlengkapan bayi (kain bedong, seprai, selimut, sarung bantal guling) dan pakaian sudah dicuci. Cuci dengan menggunakan deterjen lembut dan bebas dari parfum. Anda dapat melakukan babyproofinglebih detail, misalnya menutup siku meja dan stop kontak, jika kelak si kecil sudah lebih aktif.
  4. Sambil menunggu kelahiran si kecil, ada baiknya calon ibu mengisi waktu dengan kegiatan positif, misalnya mengikuti kelas parenting, seminar kesehatan anak, dan sebagainya
  5. Membaca juga menjadi salah satu upaya memperkaya pengetahuan tentang bayi. Pilihannya bisa beragam, bisa buku atau artikel online. Pastikan sumbernya dapat dipercaya dan valid.
  6. Jaga kesehatan badan dengan makanan bergizi (sesuai anjuran dokter). Beberapa suplemen kesehatan juga mungkin dibutuhkan, misalnya Prive Uri-cran Plus yang mengandung ekstrak Cranberry, probiotik, dan vitamin C yang dapat membantu memelihara kesehatan.

 

Persiapan mental juga perlu

Kehamilan membawa sejumlah perubahan pada ibu hamil, mulai dari perubahan fisik, psikologis dan juga hormonal. Karena itu calon ibu juga perlu mempersiapan mentalnya sebagai seorang ibu.

 

Ada beberapa cara untuk mengatasi perubahan emosi, sehingga calon ibu dapat menikmati dan menjalani semua perubahan dengan baik. Salah satunya adalah dukungan suami dan keluarga.

 

Ada suatu kondisi yang mungkin terjadi  setelah persalinan, yaitu terganggunya emosi ibu, mulai dari yang ringan seperti baby blues syndrome, sampai yang berat (postpartum depression). Kondisi ini dapat dicegah dengan:

  • Belajar sebanyak mungkin tentang perubahan fisik dan psikologis selama kehamilan, persalinan, dan pengasuhan anak. Ini dapat membuka wawasan sehingga ibu dapat realistis menghadapi perubahan yang terjadi. Ada baiknya ibu bersosialisasi dengan sesama ibu hamil atau pengalaman ibu yang baru memiliki anak.
  • Luangkan waktu me time, misalnya dengan mendengarkan musik favorit, perawatan tubuh ke salon, atau cukup dengan minum secangkir coklat hangat favorit di sudut rumah.
  • Pastikan orang di sekeliling mendukung ibu setelah persalinan, misalnya dengan membantu dalam pengasuhan si kecil, dan memberi ruang serta waktu istirahat untuk ibu.

Nah, selamat menyambut kehadiran si kecil dalam pelukan Anda.

Referensi:

https://www.babycentre.co.uk/what-to-pack-in-your-hospital-bag

 

https://hellosehat.com/kehamilan/melahirkan/menjelang-persiapan-melahirkan/

 

https://www.alodokter.com/bekal-persiapan-melahirkan-bagi-calon-ibu

 

https://hellosehat.com/kehamilan/melahirkan/persiapan-melahirkan-normal/

 

https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/persiapan-mental-seorang-calon-ibu

 

https://doktersehat.com/depresi-postpartum-baby-blue-syndrome/

Woamn have stomach pain. Pms or pregnant. Expression emotion and feelings concept. Studio shot, isolated on pink background

Pahami Penyebaran Bakteri E. coli

Bakteri E. coli (Escherichia coli) adalah salah satu bakteri penyebab ISK (infeksi saluran kemih). Agar kita terhindar dari ISK, pahamilah penyebaran bakteri ini.

 

Penyebab infeksi saluran kemih paling sering adalah adanya bakteri E. coli yang menempel pada dinding saluran kemih lalu berkembang biak, sehingga menimbulkan rasa panas dan sakit saat berkemih. ISK yang tidak diobati dengan tepat dapat mengakibatkan bakteri menginfeksi ginjal dan menyebabkan penyakit yang serius. Itulah sebabnya kita perlu mengetahui penyebaran bakteri E. coli agar terhindar dari ISK.

 

Apakah bakteri E. coli itu?

Escherichia coli adalah bakteri yang umum ditemukan di dalam usus manusia atau hewan berdarah panas. Bakteri ini terdiri dari beberapa jenis dan hanya segelintir bakteri E. coli yang dapat merugikan kesehatan. Ciri-ciri bakteri E coli memiliki  struktur yang berupa batang, bersifat gram negatif, dan tidak menghasilkan spora. Selain itu, bakteri ini juga menguntungkan inangnya karena membantu menghasilkan vitamin K2.

Sebagian kecil bakteri E coli bisa menyebabkan penyakit berbahaya dengan cara memproduksi racun bernama Shiga. Salah satu bakteri E. coli yang berbahaya adalah E. coli O157:H7 yang dapat menyebabkan keracunan makanan dan infeksi serius. Bakteri jenis ini menghasilkan racun yang merusak dinding usus dan mengakibatkan kram perut, diare berdarah, hingga muntah-muntah hebat.

Selain ISK, berikut adalah penyakit lain yang dapat diakibatkan oleh E. coli pada manusia:

  • keracunan makanan
  • infeksi paru (pneumonia)
  • sesak napas
  • diare
  • kram perut

 

Bagaimana penyebaran E. coli di lingkungan kita?

Ada beberapa cara bakteri menyebar di lingkungan kita sehingga dapat membuat kita terinfeksi, yaitu akibat:

  • Makanan yang terkontaminasi.Salah satu contohnya adalah mengonsumsi daging giling yang tercemar bakteri  coli dari usus hewan ternak, meminum susu yang tidak dipasteurisasi, memakan sayuran mentah atau yang tidak diproses secara benar. Kontaminasi silang juga dapat terjadi, misalnya jika alat masak atau alat makan tidak dicuci dengan benar sebelum digunakan.
  • Air yang terkontaminasi.Kotoran manusia dan binatang bisa mencemari air tanah, juga air di permukaan. Rumah dengan sumur pribadi sangat berisiko tercemar bakteri E. coli, termasuk kolam renang atau danau.
  • Tertular dari orang lain.Penyebaran bakteri ini dapat terjadi akibat kebiasaan yang tidak higienis. Salah satunya adalah tidak mencuci tangan setelah menyentuh kotoran, seperti buang air besar atau buang air kecil, lalu menyentuh orang lain atau makanan.
  • Kontak dengan binatang.Mereka yang bekerja dengan binatang (misalnya di kebun binatang) atau yang sering melakukan kontak dengan hewan peliharaan, lebih berisiko terkena infeksi bakteri  coli. Untuk itu, kebersihan harus selalu dijaga dengan sering mencuci tangan setelah melakukan kontak dengan binatang.

 

Mengapa E. coli dapat menyebabkan ISK?

Lebih dari 90% ISK disebabkan oleh bakteri E.coli jenis uropatogenik. Pada daerah di sekitar muara saluran kemih (uretra) terdapat kumpulan E.coli yang merupakan kontaminasi dari usus besar. ISK terjadi akibat masuknya bakteri E.coli ke dalam saluran kemih dan berkembang biak di sana. Ada banyak cara mengapa hal ini dapat terjadi, yaitu:

  • Salah membersihkan daerah kewanitaan. Setelah BAB atau BAK, cara membersihkan yang benar adalah dari arah depan ke belakang (dari vagina menuju anus), dan bukan sebaliknya.
  • Akibat hubungan seksual. Bakteri yang ada di sekitar saluran kemih dapat terdorong ke dalam saluran kemih dan menyebabkan infeksi.
  • Lanjut usia dan sedang sakit. Infeksi saluran kemih dan infeksi ginjal banyak ditemukan pada orang lanjut usia atau sakit karena imunitas yang menurun, banyak mengalami gangguan struktur organ, adanya pembesaran prostat, atau memakai kateter urin.

 

Cara mencegah penyebaran bakteri E. coli agar tidak terkena ISK

Setelah memahami bagaimana bakteri E. coli menyebar, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi bakteri E. coli, yaitu:

  • Selalu ingat untuk mencuci tangan setelah menyentuh kotoran atau binatang, terutama sebelum memasak, menyajikan, atau mengonsumsi makanan.
  • Cucilah bahan makanan seperti sayur dan buah hingga bersih sebelum dikonsumsi.
  • Hindari kontaminasi silang dengan memisahkan peralatan masak yang bersih dengan yang kotor. Segera cuci peralatan masak setelah digunakan.
  • Jauhkan daging mentah dari makanan matang dan benda bersih lainnya.
  • Jika masih tersisa, masukkan makanan ke lemari pendingin agar tidak terjangkit bakteri yang merugikan tubuh.
  • Sebaiknya hindari mengonsumsi susu mentah atau yang tidak dipasteurisasi.
  • Sementara waktu, jangan menyiapkan atau memasak makanan saat sedang diare.
  • Mengonsumsi jus cranberry dengan kandungan bahan aktif Proanthocyanidin yang  dapat mencegah menempelnya bakteri coli pada dinding saluran kemih. Saat ini, tak perlu sulit mencari jus cranberry, karena Anda dapat mengonsumsi Prive Uri-cran yang bisa didapatkan di berbagai apotek terdekat di rumah Anda.

 

Referensi:

Sad daughter tightly hugging her mother telling about her problems, mother love, stock footage

Mencegah Infeksi Saluran Kemih pada Si Kecil

 Suatu hari buah hati Anda demam tanp sebab yang jelas dan tampak kesakitan berkemih. Moms, waspadai kemungkinan si kecil terserang infeksi saluran kemih.

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi yang terjadi pada ginjal dan saluran kemih dan merupakan salah satu penyakit infeksi yang sering dialami anak selain infeksi saluran napas dan diare. Jangan sepelekan ISK, karena ISK merupakan penyakit yang dapat menyebabkan gagal ginjal pada anak.

 

Apa penyebab ISK?

 

Sebagian besar infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri yang biasanya ditemukan dalam saluran cerna seperti Eschericia coli. Bakteri lain yang dapat menyebabkan ISK antara lain Staphylococcus, Proteus, Klebsiella, Enterococcus, dan Pseudomonas.

 

Infeksi saluran kemih (ISK) sering terjadi pada anak-anak dimana faktor penyebabnya adalah adanya bakteri yang masuk ke kandung kemih atau ginjal. Bayi dengan ISK dapat mengalami demam, muntah, dan menjadi rewel. Sedangkan gejala ISK pada anak-anak, selain demam, adanya rasa sakit saat berkemih, sering buang air kecil, nyeri pada perut bagian bawah, berkemih terasa tidak tuntas, urin menetes, kadang anak mengompol walaupun sudah memahami toilet training.

 

Infeksi dapat menjalar ke ureter sampai ginjal, dan hal ini merupakan kondisi yang lebih serius dengan gejala sama, tetapi anak sering terlihat lebih kesakitan dan demam disertai dengan menggigil, anak kelihatan lemah, bahkan sampai muntah-muntah.

 

Mungkinkah mencegah ISK?

Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya ISK.

 

Pada bayi dan balita, sering mengganti popok dapat membantu mencegah penyebaran bakteri penyebab ISK. Jangan lupa bersihkan dari arah depan ke belakang.
Untuk anak laki-laki, bersihkan alat kelaminnya dengan menarik kulup dengan hati-hati.
Setiap usai buang air besar, anak—terutama pada anak perempuan harus diingatkan untuk menyeka dari depan ke belakang (bukan dari belakang ke depan) untuk mencegah kuman menyebar dari anus ke saluran kemih.
Bagi anak-anak yang sudah bersekolah—terutama anak perempuan diajari untuk lebih menjaga kebersihan usai berkemih saat berada di sekolah.
Kenakan pakaian dalam berbahan nyaman (misalnya katun) dan hindari celana dalam yang terlampau ketat. Hal ini untuk menghindari area sekitar organ intim menjadi lembab dan berpotensi sebagai tempat pertumbuhan bakteri.
Anak-anak harus cukup minum air putih dan menghindari minuman ber-kafein, yang dapat mengiritasi kandung kemih.

 

Cara lain untuk membantu memelihara kesehatan saluran kemih adalah dengan memberikan Prive Uri-cran kepada anak sesuai dengan anjuran dan petunjuk dokter. Prive Uri-cran mengandung ekstrak Cranberry, dengan bahan aktif Proantocyanidin yang dapat mencegah menempelnya bakteri E. coli pada saluran kemih.

 

Hubungi dokter, bila…

Anak mengalami demam tanpa sebab yang jelas disertai menggigil, ada keluhan sakit pinggang dan rasa sakit di bawah pusar saat berkemih.
Air seni/urin berbau tidak sedap, berdarah, atau berubah warna.

 

Referensi:

http://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/infeksi-saluran-kemih-pada-anak-2

https://kidshealth.org/en/parents/urinary.html

https://www.popmama.com/baby/7-12-months/sarrah-ulfah/waspada-bahaya-infeksi-saluran-kencing-pada-bayi/full

https://id.theasianparent.com/infeksi-saluran-kencing-pada-anak/

http://nakita.grid.id/read/0213393/7-fakta-infeksi-saluran-kemih-pada-bayi-dan-batita-waspada-dampaknya-bisa-mematikan?page=all

Kenali Jenis-jenis ISK

Kenali Jenis-Jenis ISK

Selama ini yang kita ketahui tentang ISK hanyalah berkaitan dengan salah satunya gejalanya yaitu anyang-anyangan atau gangguan saat berkemih yang menyebabkan rasa tidak nyaman sehingga mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Kita juga tahu penyebab ISK paling sering adalah bakteri E. coli dan rentan dialami oleh wanita. Tapi tahukah kamu jenis-jenis ISK? Yuk ketahui jenisnya dan cara pencegahannya

 

  1. ISK bagian atas

ISK jenis ini biasa terjadi pada pasien dengan gangguan saluran kemih yang disebabkan oleh adanya batu, penyumbatan dan penyakit penyerta seperti diabetes. Sebelum membahas lebih dalam terkait infeksi saluran kemih bagian atas ini, kita perlu tahu terlebih dahulu bahwa saluran kemih ternyata tidak hanya ujung dari kemaluan saja, tetapi termasuk didalamnya ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.  Saluran kemih bagian atas terdiri dari ginjal dan ureter. Bila infeksi terjadi pada organ ginjal disebut pielonefritis. Pielonefritis akut biasanya terjadi akibat adanya infeksi pada kandung kemih yang tidak diatasi yang menyebabkan bakteri dari kandung kemih naik ke ginjal (secara asendens). Pielonefritis akut juga dapat terjadi melalui infeksi hematogen atau melalui sistem pembuluh darah. Gejala yang timbul pada infeksi biasanya adalah demam, mual, dan menggigil. ISK bagian atas lebih berbahaya dan dapat memicu urosepsis, yaitu kondisi ketika bakteri di ginjal yang terinfeksi menyebar melalui pembuluh darah. Urosepsis bisa mengakibatkan tekanan darah turun hingga syok, bahkan kematian.

 

  1. ISK bagian bawah

ISK bagian bawah adalah infeksi/peradangan yang terjadi pada saluran kemih bawah yaitu pada kandung kemih dan uretra. Sama seperti ISK bagian atas, ISK bagian bawah juga sering disebabkan karena adanya bakteri pada saluran kemih. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas, bahkan dapat menjadi masalah kesehatan yang serius jika infeksi menyebar ke ginjal menjadi gejala ISK bagian atas.  Faktor risiko terjadinya ISK bagian bawah  umumnya karena adanya reaksi terhadap obat-obatan tertentu,iritasi dari penggunaan pembersih area kewanitaan, dan pemakaian kateter jangka panjang. Tidak hanya itu, ISK bagian bawah juga dapat terjadi sebagai komplikasi dari penyakit lain.

Infeksi jenis ini juga dapat terjadi jika tidak menjaga kebersihan alat kelamin terutama saat berhubungan badan. Gejala yang sering terjadi adalah terasa sakit saat buang air kecil, sakit/nyeri pada perut bagian bawah diatas tulang kemaluan, terasa sakit/nyeri di akhir berkemih, dan rasa anyang-anyangan. Pada pemeriksaan urin ditemukan adanya darah dan sel-sel darah putih.

Untuk pencegahan ISK, selain minum banyak air putih dan tidak menahan buang air kecil, kamu juga bisa mencegah ISK dengan memastikan air dalam toilet yang kamu gunakan itu bersih. Untuk wanita yang sedang dalam masa haid, rajin-rajinlah mengganti pembalutmu dan pastikan bahwa celana dalam yang kamu pakai memiliki bahan yang menyerap keringat. Selain itu, untuk membantu memelihara kesehatan saluran kemih, konsumsi Prive Uricran dengan kandungan ekstrak cranberry yang kini tersedia di apotek-apotek di sekitar Anda.

 

Rerefensi:

https://doktersehat.com/jenis-infeksi-saluran-kemih-berdasarkan-lokasi-kejadiannya/

https://www.scribd.com/document/341978338/Jenis-ISK

https://www.alodokter.com/infeksi-saluran-kemih

https://doktersehat.com/infeksi-saluran-kemih/

female hand holding object shape heart concept

Menjaga Kesehatan Area Kewanitaanmu

female hand holding object shape heart concept

Penting bagi kaum perempuan untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan daerah kewanitaanya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga kebersihan serta kesehatan Miss V kita.

 

Daerah kewanitaan merupakan bagian tubuh perempuan yang tersembunyi dan kadang terabaikan untuk diperhatikan kebersihannya. Dengan segala kesibukan yang dialami perempuan zaman moderen, hal ini sangat mungkin terjadi. Bervariasinya makanan  yang saat ini tersedia  dapat menjadi salah satu faktor terjadinya ketidakseimbangan flora yang ada di daerah kewanitaan kita. Namun, sama juga dengan bagian tubuh lainnya seperti kulit dan rambut, kesehatan Miss V pun dapat dijaga secara alami.

 

Bagaimana caranya? Bisa dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

 

  1. Hindarimemakai sabun

Sabun mandi umumnya memiliki angka tingkat keasaman (pH) sekitar 7 atau lebih, itu sebabnya sabun dapat menyebabkan kondisi keasaman pada Miss V menjadi basa. Dengan pH daerah kewanitaan yang biasanya berkisar di angka 3,8 hingga 4,5, kondisi basa dapat menyebabkan bakteri baik di daerah Miss V akan mati. Itu sebabnya disarankan untuk membersihkan daerah kewanitaan tidak menggunakan sabun mandi, kecuali sabun khusus untuk daerah kewanitaan yang mempunyai pH yang seimbang. Sabun dengan pewangi sebaiknya dihindari karena sabun jenis ini dapat menyebabkan iritasi pada daerah kewanitaan.

 

Jika memang tidak ada gangguan, lebih baik membersihkan Miss V dengan membasuhnya menggunakan air bersih biasa dengan cara yang benar. Basuhlah daerah kewanitaan dari arah depan ke belakang untuk menghindari masuknya bakteri atau kotoran dari daerah anus ke daerah kewanitaan. Cara mengeringkannya pun cukup ditepuk-tepuk secara perlahan, karena menggosok pun dapat menyebabkan luka atau iritasi.

 

  1. Perhatikan makanan yang dikonsumsi

Mengonsumsi makanan yang bergizi serta minum dengan cukup dapat menjaga kesehatan daerah kewanitaan dari dalam secara alami. Makanan yang berasal dari tumbuhan, serta mengandung asam lemak esensial seperti yang ditemukan pada ikan salmon, biji-bijijan, telur, dan kacang dapat membantu menjaga keseimbangan pH di daerah kewanitaan dan menghindari Miss V menjadi kering.

 

Minumlah jus buah Cranberry yang mengandung antioksidan, vitamin E, dan vitamin C untuk meningkatkan imunitas tubuh. Jika buah atau jus Cranberry sulit ditemukan, atau harganya tak terjangkau, kita tetap dapat menikmati segala kebaikan buah ini dalam Prive Uri-Cran dengan ekstrak Cranberry terutama untuk  membantu memelihara kesehatan saluran kemih. Bahan aktif Proanthocyanidin yang terkandung dalam ekstrak Cranberry membantu mencegah penempelan bakteri E. coli, salah satu penyebab infeksi saluran kemih pada dinding Epitel saluran kemih

 

  1. Bahan pakaian

Untuk menghindari timbulnya infeksi jamur, penting kiranya untuk menjaga daerah kewanitaan agar tetap bersih dan kering. Pilihlah celana dalam dengan bahan katun untuk menyerap kelembaban dan memungkinkan kulit untuk bernapas. Kondisi lembab juga dapat menjadi ‘sarang’ berkembangbiaknya bakteri dan jamur, oleh karena itu, sebaiknya kita juga segera mengganti pakaian olahraga dan baju renang basah sesegera mungkin.

 

  1. Rutin memeriksakan diri ke dokter kebidanan (ginekolog)

Sebagai sebuah usaha pencegahan atau preventif, perempuan yang sudah berada di atas usia 21 tahun atau yang sudah aktif secara seksual, perlu untuk memeriksakan diri ke dokter kebidanan atau ginekolog. Pemeriksaan diri ini perlu dilakukan secara rutin, sebaiknya setahun sekali. Ginekolog akan membantu untuk memeriksa daerah kewanitaan dan memberitahukan jika memang ada hal-hal yang ia curigai dapat membahayakan kesehatan kita. Pap smearjuga akan dilakukan oleh dokter ginekolog untuk mendeteksi kemungkinan adanya perubahan sel-sel yang mengindikasi kanker leher rahim.

 

Referensi:

Beautiful young woman resting and drinking water in the gym

Jenis Olahraga yang Dapat Meningkatkan Risiko ISK

Beautiful young woman resting and drinking water in the gym

Olahraga merupakan kegiatan yang sangat baik untuk kesehatan kita. Namun ada beberapa bentuk olahraga yang  dapat  meningkatkan risiko ISK (infeksi saluran kemih) bagi wanita.

 

Wanita sangat rentan terkena ISK. Hal ini disebabkan oleh salah satu organ saluran kemih yaitu  uretra pada wanita lebih pendek dibandingkan pria. Ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko terjadinya ISK, misalnya masalah kebersihan alat kelamin, aktivitas seksual , atau adanya gesekan yang terjadi di sekitar vagina yang dapat mendorong bakteri ke dalam uretra sehingga berkembang biak dimana hal ini sering terjadi pada wanita saat berolahraga.

 

Olahraga yang meningkatkan risiko ISK

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Medicine & Science in Sports & Exercise, Amerika Serikat, menjelaskan bahwa risiko ISK dapat diturunkan dengan berolahraga. Penjelasan yang diberikan oleh Melissa Goist, M.D., selaku Dokter Spesialis Kandungan asal The Ohio State University Wexner Medical Center adalah, orang yang rajin berolahraga memiliki siklus buang air yang lebih teratur.

 

Namun demikian, pada wanita yang mengalami ISK secara berulang, ada beberapa jenis olahraga yang sebaiknya dihindari, yaitu jenis olahraga yang mengharuskan wanita berada dalam posisi duduk untuk waktu lama dan mengalami banyak gesekan di area kewanitaan misalnya olahraga bersepeda, berkuda. Kegiatan olahraga seperti itu dapat mendorong bakteri lebih jauh ke dalam pembukaan uretra.

 

Jika Anda termasuk wanita yang pernah mengalami ISK berulang, carilah jenis olahraga ringan yang tidak menyebabkan gesekan di pangkal paha atau daerah kewanitaan, misalnya jalan kaki, berenang, berlari dan senam. Selain itu, tentu saja harus menjaga kebersihan dengan segera mandi setelah berolahraga.

 

Cegah ISK ketika dan setelah berolahraga

Saat melakukan aktivitas olahraga, tubuh kita akan basah dan berkeringat, pakaian yang kita kenakan pun menjadi lembab. Kondisi lembab inilah yang mendorong bakteri berkumpul dan berkembang biak serta menyebabkan infeksi, baik di daerah kewanitaan maupun bagian tubuh lainnya. Selain infeksi salurah kemih, kondisi lembab di daerah kewanitaan setelah berolahraga juga mengakibatkan ‘sports vagina’(kondisi di mana vagina terasa gatal, merah, berkerak dan mengeluarkan aroma tak sedap).

 

Untuk menghindari kondisi tersebut, berikut adalah hal-hal yang dapat kita lakukan ketika berolahraga:

  • Menggunakan pakaian olahraga yang longgar, (tidak terlalu ketat, kecuali memang diharuskan) memakai bahan dengan kualitas baik dan mampu menyerap keringat.
  • Mengenakan pakaian dalam dari bahan katun dan rajin menggantinya dengan yang bersih.
  • Segera mandi dan berganti pakaian setelah berolahraga.
  • Selalu membersihkan alat kelamin dengan benar yaitu mengusap dari arah depan ke belakang setelah buang air.
  • Mengonsumsi jus buah Cranberrysecara teratur karena cranberry mengandung bahan aktif proantocyanidinyang dapat mencegah bakteri menempel pada dinding saluran kemih. Saat ini telah hadir Prive Uri-cran, ekstrak buah Cranberry dengan manfaat untuk membantu memelihara kesehatan saluran kemih, yang tersedia di apotek-apotek terdekat.

 

Referensi: