Lagi Puasa tapi Sering Buang Air Kecil? Bisa Jadi Ini Gejala Infeksi Saluran Kemih!

Saat berpuasa di bulan Ramadan, waktu makan kini jadi lebih singkat karena hanya ada saat berbuka dan sahur. Jadwal makan yang lebih pendek mempengaruhi asupan air minum yang berkurang tanpa disadari. Apalagi nih, kalau saat berbuka kamu lebih mendahulukan cemilan manis atau gorengan. Hal ini otomatis bikin tubuh lebih banyak membutuhkan asupan air minum.

Jika kekurangan asupan air minum saat berpuasa, kamu rentan terkena gangguan saluran kemih misalnya infeksi saluran kemih yang biasanya dimulai dengan gejala anyang-anyangan. Hal ini ditandai dengan seringnya bolak-balik buang air kecil namun volume urinnya sedikit.

Untuk menghindari rasa gak nyaman itu, kamu bisa coba beberapa tips berikut ini.

Cukupi Kebutuhan Air Putih

Kalau nggak mau perut terasa kembung, kamu bisa bagi minum air putih secara bertahap, tapi tetap tercukupi. Misalnya. 2 gelas saat berbuka puasa, 4 gelas saat makan malam, dan 2 gelas saat bersantap sahur.

Tidak Menahan Buang Air Kecil

Saat tidur sehabis sahur, biasanya ada rasa ingin buang air kecil karena produksi air putih yang diminum meningkat. Tapi, saking ngantuknya suka malas buat ke toilet dan memilih buat menahan. Nah, kebiasaan seperti ini sebaiknya kamu hindari, ya. Coba memacu diri untuk segera ke toilet setiap ada hasrat ingin buang air kecil. Dengan begini, kamu bisa terhindar dari gejala anyang-anyangan. 

Memperbanyak konsumsi serat

Puasa seharian bikin kondisi tubuh jadi lemas jika tidak dibarengi dengan asupan makanan atau minuman yang jauh dari kandungan serat. Sesekali boleh saja, tapi jangan keseringan ya. Sebaiknya kamu perbanyak konsumsi makanan yang punya kandungan serat dan air yang tinggi, seperti buah atau sayuran.

Tidur yang cukup

Gak hanya didukung dari faktor eksternal, tetapi juga perlu didukung dari faktor internal, yaitu tidur yang cukup. Saat tidur kurang dari jam normal akan mempengaruhi sistem imun dan gak bisa melindungi tubuh secara maksimal. Sehingga, tubuh akan mudah terserang berbagai penyakit, salah satu yang rentan saat berpuasa yaitu gangguan saluran kemih. Oleh karena itu, tidur yang cukup saat berpuasa tetap penting agar kondisi tubuh fit dan terjaga. 

Source: https://www.google.com/url?q=https://id.theasianparent.com/anyang-anyangan-saat-puasa?utm_source%3Darticle-top%26utm_medium%3Dcopy%26utm_campaign%3Darticle-share&sa=D&source=editors&ust=1617948700138000&usg=AOvVaw2iGKkZGNS_82vo3wK7S6NA

Mengkonsumsi produk suplemen dengan kandungan ekstrak buah Cranberry

Rutinitas padat saat berpuasa, terkadang membuat kamu kurang memperhatikan asupan nutrisi yang masuk. Jika tidak mempunyai cukup waktu mengonsumsi serat, kamu bisa mengkonsumsi produk suplemen dengan kandungan ekstrak buah cranberry, salah satu buah yang punya bahan aktif untuk mencegah penempelan bakteri E.coli, penyebab infeksi  saluran kemih. 

Yuk, Cegah Serangan Virus dan Bakteri dengan Cranberry

Setelah hampir dua tahun masa pandemi, kita semua menjadi paham pentingnya menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan agar tidak mudah terserang penyakit akibat virus dan bakteri.

Cegah Serangan Virus dan Bakteri dengan Cranberry

Ada beragam jenis makanan yang kaya akan nutrisi, vitamin, dan mineral, yang bisa bantu kamu jaga daya tahan tubuh. Salah satunya, kamu bisa mengonsumsi Cranberry yang kaya akan vitamin C. Kenapa Cranberry? Nah, ini manfaat yang bisa kamu dapatkan:

  1. Kaya Kandungan Gizi

Dalam 55 gram Cranberry, mengandung 2 gram serat, 25 kalori, dan 7,7 mg vitamin C. Selain itu, juga ada kandungan mineral yang baik untuk tubuh, seperti 5mg kalsium dan 44 mg kalium. Dengan kandungan vitamin C yang tinggi, dan berbagai mineral dan serat ini, Cranberry bermanfaat untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh untuk membantu mencegah serangan penyakit.

  1. Kaya Antioksidan

Cranberry dipercaya dapat mencegah penempelan bakteri penyebab ISK pada dinding saluran kemih sehingga dapat mencegah infeksi terutama infeksi berulang. Ini karena adanya kandungan polifenol (sejenis antioksidan) dan isoprenoid dalam Cranberry, yaitu proanthocyanidins. 

Selain itu, konsumsi Cranberry yang kaya akan antioksidan ini juga bisa melindungi kerusakan sel akibat efek radikal bebas, membantu mencegah risiko terjadinya kanker, dan membantu mencegah risiko penuaan dini.

  1. Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Senyawa Polifenol pada Cranberry yang tinggi bagus untuk membantu menurunkan kadar kolesterol sehingga tingkat kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Dengan konsumsi Cranberry setiap hari dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan melancarkan peredaran darah lho.

Masih banyak sekali manfaat buah Cranberry yang bisa kamu dapatkan asalkan mengkonsumsinya setiap hari. 

Yuk, jaga kesehatan dengan Cranberry dan masukkan buah yang satu ini dalam menu harian kamu. 

Referensi:

Mengatasi Gejala ISK Tidak Bisa dengan Banyak Minum!

Ada berbagai referensi tentang penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK) yang menyebutkan hampir separuh perempuan di dunia pernah mengalami gangguan saluran kemih ini. Bahkan banyak di antaranya yang mengalami infeksi berulang. Meski dikatakan banyak, jangan sampai kamu jadi salah satu perempuan yang mengalami ISK ya. 

Lalu, bagaimana kalau terlanjur ada gejala infeksi saluran kemih? Apakah gejala ISK bisa disembuhkan dengan banyak minum air putih?

Mengenali Gejala ISK

Gejala yang muncul sebagai tanda terjadi infeksi saluran kemih biasanya berbeda pada setiap penderita. Hal ini tergantung kebiasaan kamu, penyebab terjadi ISK, usia, bahkan bagian saluran kemih yang terinfeksi. Namun secara umum ada beberapa gejala yang menunjukkan kamu mengalami ISK, seperti:

  • Urine berbau menyengat dan berwarna keruh
  • Jadi lebih sering merasa ingin kencing tapi urine keluar sedikit dan disertai rasa nyeri atau sensasi terbakar. 
  • Perut bagian bawah terasa sakit.
  • Demam, mual, atau dalam kondisi tertentu mengalami muntah.

Cara Mengatasi Infeksi Saluran Kemih yang Benar

Infeksi saluran kemih terjadi akibat bakteri yang masuk ke saluran kemih salah satunya adalah kandung kemih. Tentu pengobatannya tak bisa hanya dengan banyak minum air putih. Jika ada yang bilang banyak minum air putih langsung seketika mengeluarkan bakteri dari saluran kemih, ini jelas kurang tepat. 

Minum air putih dalam jumlah cukup, minimal 8 gelas sehari, bisa membantu proses penyembuhan, tetapi tidak bisa sepenuhnya menyembuhkan lho. Atau, kamu juga bisa konsumsi ekstrak cranberry sebagai salah satu pilihan untuk membantu mencegah terjadinya ISK berulang. Jika belum kunjung sembuh, kamu harus tetap ke dokter untuk melakukan pemeriksaan. Nanti dokter yang akan menentukan pengobatan dan meresepkan obat yang sesuai untuk penyakitmu. 

Referensi:

Kebiasaan Baik #DirumahAja untuk Membantu Menjaga Kesehatan Saluran Kemih

Selama masa pandemi, aktivitas kita lebih banyak dilakukan di rumah. Meski #dirumahaja, kita tetap harus menjaga kesehatan dan kebersihan organ intim agar terhindar dari ancaman gangguan saluran kemih akibat infeksi bakteri. Nah, ada kebiasaan-kebiasaan baik yang bisa kita lakukan #dirumahaja supaya saluran kemih terjaga kebersihan dan kesehatannya.

Apa saja kebiasaan baik yang bisa dilakukan untuk membantu menjaga kesehatan saluran kemih?

  1. Rutin Minum Air Putih Minimal 8 Gelas Sehari

Kebiasaan baik yang pertama dan paling penting kamu lakukan adalah minum air putih minimal 8 gelas, terutama pada siang hari. Minum banyak air putih akan membantu menyiram ginjal dan kandung kemih secara alami, sekaligus memastikan jumlah urine di kandung kemih cukup sehingga kamu akan lebih sering buang air kecil.

  1. Ganti Celana Dalam Minimal 1 Kali Sehari

Karena lebih banyak menghabiskan waktu #dirumahaja, jangan keenakan nggak mandi, nggak ganti baju, bahkan sampai nggak ganti celana dalam. Padahal celana dalam yang lembab akibat tidak benar-benar kamu keringkan dengan baik setelah BAK atau BAB, serta kena keringat dalam waktu lama, akan menjadi sarang bakteri. 

Nah, daripada bakteri dari celana dalam masuk ke saluran kemih dan membuat kamu mengalami gejala karena gangguan saluran kemih, lebih baik mulai kebiasaan baik dengan rajin ganti celana dalam minimal 1 kali sehari. Cara ini dapat membantu kesehatan saluran kemih sehingga kamu pun terhindar dari risiko terjadi ISK.

  1. Nggak Menunda Buang Air Kecil

Ketika merasa ingin buang air kecil, lakukan segera dan nggak menundanya. Kalau kamu menunda keinginan buang air kecil, maka kamu memberi kesempatan bakteri tinggal lebih lama di saluran kencing hingga akhirnya masuk ke kandung kemih. 

  1. Minum Ekstrak Cranberry yang dapat membantu menjaga Kesehatan Saluran Kemih

Kebiasaan #dirumahaja yang perlu kamu lakukan demi bisa jaga kesehatan saluran kemih adalah minum ekstrak cranberry. Ekstrak cranberry mengandung bahan aktif proanthocyanidins yang dapat membantu mencegah penempelan bakteri penyebab ISK di dinding saluran kemih. Dengan  mengonsumsi ekstrak cranberry dapat menghindarkan kamu dari gangguan saluran kemih

So, meski #dirumahaja, selalu lakukan 4 kebiasaan baik di atas untuk bantu kamu jaga kesehatan saluran kemih ya, Sis! 

Referensi: 

Takut Risiko Gangguan Saluran Kemih Saat Road Trip? Cobain 5 Tips Sederhana Ini

Moda transportasi darat menggunakan mobil pribadi menjadi pilihan untuk perjalanan jauh belakangan ini. Tapi, melakukan road trip ada risiko tersendiri, lho. Apalagi kamu yang malas buat mampir ke toilet umum untuk buang air kecil. Perlu kamu ketahui, menunda buang air kecil bisa memicu gangguan dan infeksi saluran kemih. Selain nyeri, tentunya perjalananmu juga jadi nggak nyaman. 

Biar terbebas dari masalah saluran kemih saat melakukan road trip atau perjalanan panjang, cobain deh tips sederhana ini.   

Membawa Air Mineral Botol

Salah satu penyebab terjadinya gangguan saluran kemih misalnya ISK adalah bakteri yang ada di air untuk menyeka. Apalagi di toilet umum yang sumber airnya tidak terjamin kebersihannya. Kadang, air dalam bak toilet juga terlihat kurang bersih. Untuk mengantisipasi, lebih baik bawa air mineral botol untuk membasuh area kewanitaan sehabis buang air kecil agar lebih terjamin kebersihannya.

Menyiapkan Pakaian Dalam Pengganti

Kalau lagi terburu-buru, siapa yang suka lupa buat mengeringkan area kewanitaan dengan tisu? Hati-hati lho, area tersebut jadi lebih lembab dan bakteri mudah berkembang biak. Makanya, penting buat siap sedia pakaian dalam pengganti di tas jinjing. Biar saat dibutuhkan, nggak perlu ribet buat membuka koper.

Sempatkan Diri untuk Buang Air Kecil

Nggak usah menunggu sampai tiba di rest area buat buang air kecil. Saat di perjalanan, melihat pom bensin atau toilet umum, sempatkan diri buat berhenti dan buang air kecil walau belum kebelet banget. Nggak baik lho menahan buang air kecil selama perjalanan panjang.

Konsumsi Buah Cranberry

Bila kamu mulai keseringan buang air kecil yang gak tuntas, bisa jadi kamu sudah terkena infeksi saluran kemih, tuh. Untuk membantu meredakan dan melancarkan kembali BAK, konsumsi buah cranberry atau produk yang mengandung ekstrak cranberry. Kandungan dalam buah cranberry dapat membantu mencegah penempelan bakteri E.coli sehingga dapat mencegah terjadinya ISK.

Yuk bikin road trip kamu makin menyenangkan tanpa takut terjadi gangguan/infeksi saluran kemih dengan mencoba tips di atas!

Source: https://www.google.com/url?q=https://primayahospital.com/penyakit-dalam/tips-mudik/&sa=D&source=editors&ust=1617948700140000&usg=AOvVaw1NMO6AzFUlk89okvFdr9Xz

Disebut Makanan Super, Cranberry Jadi Salah Satu Cara Menurunkan Risiko Infeksi Saluran Kemih

Kamu pernah menahan buang air kecil? Kalau keadaan lagi mendesak, mungkin masih bisa dimaklumi. Tapi, kalau dibiasakan, hati-hati sama risikonya, lho. Soalnya, jika dilakukan terus-menerus bisa berdampak buruk, salah satunya menimbulkan gejala gangguan saluran kemih seperti harus bolak-balik berkemih bahkan diikuti rasa nyeri.

Duh, jangan sampai hal ini terjadi sama kamu, ya! Nah, selain membiasakan diri tepat waktu untuk berkemih, ada juga cara asyik dan enak untuk membantu menjaga kesehatan saluran kemih. Kenalkah kamu dengan buah Cranberry (kranberi)?

Buah dengan warna merah dan berukuran mungil ini punya segudang kebaikan untuk membantu menjaga kesehatan saluran kemih kamu, lho salah satunya menurunkan risiko ISK. Mau tahu, apa saja kebaikan di balik buah mungil ini? Berikut penjelasannya. 

Mempunyai bahan aktif  proanthocyanidins (PAC)

Gak hanya rasanya yang enak, tapi buah Cranbbery punya kandungan bahan aktif proanthocyanidins (PAC) cukup tinggi. Bahan aktif ini bisa mencegah penempelan bakteri E.coli di dinding epitel saluran kemih sehingga dapat membantu mencegah infeksi.. 

Source: https://www.google.com/url?q=https://www.medicalnewstoday.com/articles/269142&sa=D&source=editors&ust=1617948700138000&usg=AOvVaw30WmrQ4YUQR9E3kZrUhaZF

Kaya akan  vitamin C dan E

Saat sistem imun menurun, tubuh menjadi lebih mudah terserang penyakit termasuk gangguan saluran kemih. Ternyata, buah Cranberry kaya akan vitamin C dan E yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. 

Source: https://www.google.com/url?q=https://www.ndtv.com/health/cranberries-for-urinary-tract-infections-other-health-benefits-of-cranberries-2044863&sa=D&source=editors&ust=1617948700139000&usg=AOvVaw0SwQo76XYWT_KIyBlfsFoe

Kamu ingin mencoba buah cranberry? Buah mungil ini bisa kamu dapatkan dengan cara berikut:

Cari di supermarket

Untuk kamu yang mau merasakan kebaikan dari buah Cranberry, kamu bisa membelinya di supermarket atau toko buah besar yang menyediakan buah import karena sayangnya gak semua supermarket menjual buah spesial ini.  

Mencoba produk suplemen yang mengandung ekstrak buah Cranberry

Karena hanya tumbuh di bagian Utara Amerika, Kanada, dan Chil, buah Cranberry tergolong sulit ditemukan. Tapi bukan berarti kamu gak bisa mendapatkan buah ini. Kamu masih bisa merasakan kebaikan dari buah Cranberry dengan mencoba produk suplemen yang mengandung ekstrak buah Cranberry yang sudah ada di Indonesia.  

Gimana, tertarik untuk mencoba si mungil, Cranberry ini?

APRIL

Lagi Puasa tapi Sering Buang Air Kecil? Bisa Jadi Ini Gejala Infeksi Saluran Kemih!

Saat berpuasa di bulan Ramadan, waktu makan kini jadi lebih singkat karena hanya ada saat berbuka dan sahur. Jadwal makan yang lebih pendek mempengaruhi asupan air minum yang berkurang tanpa disadari. Apalagi nih, kalau saat berbuka kamu lebih mendahulukan cemilan manis atau gorengan. Hal ini otomatis bikin tubuh lebih banyak membutuhkan asupan air minum.

Jika kekurangan asupan air minum saat berpuasa, kamu rentan terkena gangguan saluran kemih misalnya infeksi saluran kemih yang biasanya dimulai dengan gejala anyang-anyangan. Hal ini ditandai dengan seringnya bolak-balik buang air kecil namun volume urinnya sedikit.

Untuk menghindari rasa gak nyaman itu, kamu bisa coba beberapa tips berikut ini.

Cukupi Kebutuhan Air Putih

Kalau nggak mau perut terasa kembung, kamu bisa bagi minum air putih secara bertahap, tapi tetap tercukupi. Misalnya. 2 gelas saat berbuka puasa, 4 gelas saat makan malam, dan 2 gelas saat bersantap sahur.

Tidak Menahan Buang Air Kecil

Saat tidur sehabis sahur, biasanya ada rasa ingin buang air kecil karena produksi air putih yang diminum meningkat. Tapi, saking ngantuknya suka malas buat ke toilet dan memilih buat menahan. Nah, kebiasaan seperti ini sebaiknya kamu hindari, ya. Coba memacu diri untuk segera ke toilet setiap ada hasrat ingin buang air kecil. Dengan begini, kamu bisa terhindar dari gejala anyang-anyangan. 

Memperbanyak konsumsi serat

Puasa seharian bikin kondisi tubuh jadi lemas jika tidak dibarengi dengan asupan makanan atau minuman yang jauh dari kandungan serat. Sesekali boleh saja, tapi jangan keseringan ya. Sebaiknya kamu perbanyak konsumsi makanan yang punya kandungan serat dan air yang tinggi, seperti buah atau sayuran.

Tidur yang cukup

Gak hanya didukung dari faktor eksternal, tetapi juga perlu didukung dari faktor internal, yaitu tidur yang cukup. Saat tidur kurang dari jam normal akan mempengaruhi sistem imun dan gak bisa melindungi tubuh secara maksimal. Sehingga, tubuh akan mudah terserang berbagai penyakit, salah satu yang rentan saat berpuasa yaitu gangguan saluran kemih. Oleh karena itu, tidur yang cukup saat berpuasa tetap penting agar kondisi tubuh fit dan terjaga. 

Source: https://www.google.com/url?q=https://id.theasianparent.com/anyang-anyangan-saat-puasa?utm_source%3Darticle-top%26utm_medium%3Dcopy%26utm_campaign%3Darticle-share&sa=D&source=editors&ust=1617948700138000&usg=AOvVaw2iGKkZGNS_82vo3wK7S6NA

Mengkonsumsi produk suplemen dengan kandungan ekstrak buah Cranberry

Rutinitas padat saat berpuasa, terkadang membuat kamu kurang memperhatikan asupan nutrisi yang masuk. Jika tidak mempunyai cukup waktu mengonsumsi serat, kamu bisa mengkonsumsi produk suplemen dengan kandungan ekstrak buah cranberry, salah satu buah yang punya bahan aktif untuk mencegah penempelan bakteri E.coli, penyebab infeksi  saluran kemih. 

Sudah Mulai WFO? Waspadai Kebiasaan Pemicu ISK Ini!

Hampir dua tahun kamu bekerja dari rumah, pastinya sudah terbentuk kebiasaan baru dan kenyamanan baru. Lalu karena harus kembali work from office (WFO), kamu jadi abai untuk hal-hal kecil yang malah bisa membahayakan kesehatan. Salah satunya, bisa memperbesar risiko terkena Infeksi Saluran Kemih (ISK). Apa saja sih kebiasaan yang bisa jadi faktor risiko/pemicu terjadinya ISK?

  1. Sering Menahan Kencing

Ada anggapan yang berkembang dalam masyarakat, kalau penggunaan toilet umum, apalagi yang kebersihannya tidak dijaga dengan baik, menjadi penyebab ISK. Akibat anggapan ini, kamu berusaha menahan kencing saat dalam perjalanan atau saat berada di tempat kerja, demi meminimalkan penggunaan toilet umum. 

Padahal penggunaan toilet umum bukan penyebab infeksi saluran kemih, mengingat bakteri penyebab ISK, yaitu E.coli, sebenarnya berasal dari tubuh kita sendiri. Bakteri tersebut tinggal di saluran pencernaan dan bersarang di dubur. 

Kebiasaan menahan kencing karena tidak ingin menggunakan toilet umum menjadi salah satu faktor resiko terjadinya ISK. Dengan kamu menahan kencing, kamu memberi waktu pada bakteri yang sudah terkumpul di saluran kencing untuk berkembang biak, dan naik ke kandung kemih. Akibatnya, infeksi pun terjadi. Itulah sebabnya, sangat disarankan untuk memperbaiki kebiasaan menahan kencing, dan langsung saja buang air kecil begitu terasa ingin kencing.

  1. Area Organ Intim Lembab dan Tak Terjaga Kebersihannya

Faktor risiko lain kamu bisa kena ISK adalah area organ intim sering dalam kondisi lembab dan cara membersihkan organ intim yang tidak benar. Inilah yang kemudian membuat bakteri E.coli penyebab ISK masuk ke saluran uretra, bahkan sampai kandung kemih, dan menyebabkan terjadinya infeksi. 

Kalau kamu membersihkan organ intim dengan mengusapkan tangan dan melakukan penyiraman dari arah anus ke vagina, maka bakteri pun ikut berpindah. Dalam kondisi area vagina yang lembab, bakteri bisa bertahan untuk beberapa saat dan berkembang biak. 

Oleh karena itu, salah satu tindakan pencegahan ISK yang harus kamu lakukan adalah membersihkan alat kelamin dari depan ke belakang atau dari vagina ke anus. Setelahnya, seka dan keringkan area organ intim dengan benar (dari arah depan ke belakang juga), sampai benar-benar kering.

  1. Terlalu Fokus Bekerja sampai Lupa Minum

Kebiasaan berikutnya yang sering dilakukan para pekerja kantoran adalah terlalu fokus bekerja, lupa minum atau malas berjalan ke pantry untuk mengambil air minum. Kalau asupan cairan kurang, tentunya dorongan untuk buang air kecil juga berkurang. Akibatnya, bakteri yang sudah ada di dalam saluran kemih jadi tidak bisa dikeluarkan dari tubuh melalui urine. 

Maka disarankan agar kamu lebih banyak minum air putih supaya bisa membuang racun di tubuh sekaligus mendorong semua bakteri yang terbentuk keluar dari tubuh. Jika sedang banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dalam satu hari, sebaiknya sedia saja air minum di botol besar, sehingga kamu tidak perlu bolak-balik ke pantry hanya untuk minum. 

Tips lainnya supaya kamu bisa terhindar dari ISK, sedia ekstrak cranberry di dalam tas kerja. Kamu bisa meminumnya kapanpun kamu mau. Apalagi ada banyak manfaat baik dari cranberry kalau kamu meminumnya secara teratur. Sehat selalu dan jaga diri baik-baik, ya. Selamat WFO.

Referensi:

Pentingnya Jaga Kesehatan Saluran Kemih Saat Hamil

Di masa kehamilan, kesehatan tubuh secara keseluruhan harus diperhatikan dan dijaga dengan baik demi kesehatan calon bayi. Nah, menjaga kesehatan tubuh di sini termasuk menjaga kesehatan dan kebersihan organ intim lho, Mom.

Tahu tidak, penyakit infeksi saluran kemih yang terjadi selama masa kehamilan itu tidak hanya membahayakan diri Mom, lho, tetapi bisa juga membahayakan janin dalam kandungan. Kok bisa? Cari tahu yuk penyebab dan cara mencegahnya.

Risiko Ibu Hamil Terkena ISK dan Gejalanya

Risiko terjadinya infeksi saluran kencing pada ibu hamil biasanya dimulai pada pertengahan trimester pertama di mana posisi rahim yang berada di atas  saluran kemih menyebabkan adanya perubahan saluran kemih Mom saat hamil. Akibat rahim yang membesar, maka potensi penumpukan bakteri di dalamnya pun bisa semakin banyak.

Dari referensi Archives of Medical Sciences Journal yang pernah ditayangkan di website Hello Sehat menyebutkan 2% – 10 % ibu hamil pernah mengalami infeksi saluran kemih akibat kebiasaan menahan kencing saat masa kehamilan. Nah, kebiasaan menahan kencing ini menjadi salah satu fakto risiko terjadinya ISK karena saat Mom menahan kencing, saat itu pula bakteri semakin banyak di saluran kemih. 

Beberapa gejala dan tanda Mom mengalami ISK, di antaranya:

  • Sering merasa ingin kencing, namun saat kencing urine yang keluar sedikit.
  • Rasa nyeri saat buang air kecil disertai sensasi terbakar di punggung atau perut bagian bawah. 
  • Saking punggung, demam, berkeringat dingin.
  • Ketika kencing, urine berbau menyengat dan berwarna keruh.
  • Merasa tidak nyaman atau sakit saat berhubungan intim

Faktor Risiko dan Pencegahan ISK pada Ibu Hamil

  1. Perubahan Hormon Karena Kehamilan

Ketika hamil, hormon di dalam tubuh mengalami perubahan. Hal yang sama juga terjadi dengan beberapa organ tubuh yang ikut berubah, seperti rahim yang membesar. Semua perubahan itu bisa menjadi penyebab bakteri mudah berkembang dan bertambah jumlahnya di vagina. Apalagi kalau vagina sering dalam keadaan lembab. Banyaknya bakteri yang berdiam di vagina, kalau dibiarkan, maka bakteri bisa naik ke saluran kemih, bahkan bisa mencapai janin, mengingat posisi rahim di atas saluran kemih.

Untuk mencegahnya, Mom perlu banyak minum air putih. Jika sebelumnya minimal 8 gelas, maka selama hamil minum air putih lebih banyak lagi akan lebih baik. Asupan air yang cukup tidak hanya untuk memperlancar aliran darah dan memenuhi kebutuhan air ketuban, tetapi juga agar dapat mendorong bakteri keluar dari tubuh melalui proses Mom buang air kecil. Mom juga boleh menambahkan kebiasaan baru untuk mencegah ISK berulang dengan minum ekstrak cranberry.

  1. Menjaga Kebersihan Organ Intim

Bakteri yang menyebabkan penyakit ISK bernama bakteri E.coli, yang berasal dari usus, atau umumnya banyak terdapat di anus. Maka ada baiknya, Mom memperhatikan benar-benar kebersihan organ intim.

Biasakan untuk mencuci organ intim setelah BAK maupun BAB dengan arah yang benar, yaitu dari arah depan ke belakang. Jangan sebaliknya ya, Mom, demi mencegah bakteri dari anus berpindah ke vagina dan ke saluran kemih. Hal penting berikutnya, biasakan sebelum dan sesudah berhubungan intim, Mom buang air kecil dan cuci bersih organ intim agar bakteri tidak tertinggal di area intim.

Demi kesehatan calon bayi dalam kandungan, Mom memang perlu memperhatikan kesehatan dan kebersihan diri, termasuk kebersihan organ intim. Selain itu, juga perlu dibangun kebiasaan baik yang bisa menghindarkan Mom dari bahaya penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK). 

Minum air putih dalam jumlah cukup sangat disarankan. Selain itu, bila perlu konsumsi ekstrak cranberry yang mempunyai manfaat bagi tubuh, salah satunya bisa membantu mencegah bakteri E. coli menempel di dinding saluran kemih. 

Referensi:

Yuk Jaga Dirimu dari Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih merupakan gangguan yang menyerang organ saluran kemih. Salah satunya bisa diakibatkan dari masuknya bakteri E.coli, yang berkembang biak di saluran kemih. Infeksi Saluran Kemih (ISK) bisa menyerang siapa saja, namun paling banyak menyerang perempuan. Ini karena anatomi saluran kemih perempuan lebih pendek. 

Beberapa gejala infeksi saluran kemih, antara lain: 

  • Anyang-anyangan, atau sering ingin buang air kecil, tapi air kencing yang keluar sedikit. 
  • Muncul rasa nyeri saat buang air kecil, disertai warna urine lebih keruh dan berbau.
  • Rasa nyeri dan tidak nyaman pada perut bagian bawah atau panggul.

Cara Menjaga Diri dari Infeksi Saluran Kemih

Agar saluran kemih tetap sehat sebenarnya mudah lho, Girls. Kamu tinggal membiasakan diri untuk melakukan beberapa hal berikut: 

  1. Tidak Menahan Keinginan BAK. 

Begitu merasa ingin buang air kecil, segera saja lakukan ya, karena menahan kencing sampai 3 jam saja sudah memperbesar potensi bakteri berkembang biak. Jangan lupa bersihkan dengan cara yang benar, yaitu dari arah depan ke belakang. Kemudian, keringkan dengan baik agar tidak lembab dan tidak jadi sarang bakteri.

  1. Penuhi Kebutuhan Air Minum Harian. 

Biasakan minum air minimal 8 gelas karena akan membantu tubuh memproduksi urine dalam jumlah cukup, sehingga bakteri yang ada di saluran kemih bisa ikut terbuang bersama aliran urine yang keluar. Selain itu, kurangi mengkonsumsi minuman yang berwarna. 

Kalau kamu ingin rasa yang manis-manis, cobalah konsumsi jus buah atau ganti camilan dengan buah segar. Salah satu jenis buah yang bagus untuk menjaga kesehatan organ tubuh, terutama saluran kemih, adalah buah Cranberry. Jenis buah ini mengandung antioksidan tinggi kaya akan berbagai vitamin dan mineral, seperti vitamin A, vitamin C, sodium, zinc, dan zat besi. Salah satu manfaatnya, mencegah terjadinya infeksi saluran kemih berulang.

  1. Mengganti Pakaian dalam Minimal 2 Kali Sehari.

Rutin mengganti pakaian dalam merupakan cara ampuh menjaga kesehatan saluran kemih dan menjaga kesehatan organ intim. Pakaian dalam yang bersih akan membebaskan kamu dari rasa lembab, basah, dan kemungkinan bakteri berkembang biak. Jangan lupa pilih pakaian dalam yang terbuat dari katun dan mudah menyerap lembab serta keringat ya.

Referensi:

Hati-hati, Ini Kebiasaan yang Bisa Bikin Kamu Kena Infeksi Saluran Kemih

Hai Girls, pernahkah kamu mengalami buang air kecil tapi dengan sensasi seperti terbakar atau disertai rasa nyeri di organ intim maupun di perut bagian bawah? Atau kamu sering merasa ingin buang air kecil, tapi urine yang keluar sedikit? Dua hal tersebut merupakan gejala infeksi  saluran kemih lho. 

Infeksi saluran kemih biasanya terjadi pada organ saluran kemih, mulai dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. 

Dari data yang pernah ditayangkan di Women’s Health disebutkan bahwa perempuan 30 kali lebih memiliki risiko mengalami infeksi saluran kemih dibandingkan dengan lelaki. Sementara menurut data tahun 2018 yang ditayangkan di website rspondokindah.co.id, infeksi saluran kemih  (ISK) merupakan penyakit infeksi terbanyak kedua yang dialami orang Indonesia dan jumlahnya kurang lebih 8,3 juta per tahun. 

Hal ini karena saluran dari kandung kemih ke tempat urine keluar pada perempuan lebih pendek dibandingkan laki-laki. Pertanyaannya sekarang, apa sih yang menyebabkan terjadinya infeksi saluran kemih?

Kebiasan yang Tak Disadari Sering Dilakukan dan Menjadi Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih bisa terjadi karena adanya bakteri yang masuk melalui uretra dan akhirnya berkembang biak di kandung kemih. Bakteri bisa masuk ke tubuh karena beberapa kebiasaan yang tanpa sadar sering kamu lakukan, seperti:

  1. Memilih Pakaian Dalam yang Kurang Tepat

Bakteri E.coli menjadi salah satu jenis bakteri penyebab infeksi saluran kemih yang dapat berkembang biak pada pakaian dalam yang lembab, tidak mudah menyerap keringat, atau yang bisa memicu lecet. 

Nah, agar kamu terhindar dari infeksi saluran kemih, atau infeksi jamur yang tumbuh subur di organ intim, sebaiknya pilih pakaian dalam berbahan katun yang lebih mudah menyerap keringat dan tidak menyebabkan lembab. Memilih pakaian jangan hanya faktor gaya saja ya, tapi utamakan yang bisa bantu kamu jaga kesehatan organ intim.

  1. Membersihkan Organ Intim dengan Cara yang Salah

Kebiasaan membersihkan organ intim setelah BAB dan BAK yang salah bisa pula menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika selama ini kamu membersihkan organ intim dari arah belakang ke depan, maka bakteri dari anus atau dari urine, bisa masuk lagi ke organ intim, bahkan bisa masuk hingga ke kandung kemih. 

Cara yang benar, lakukan pembasuhan dari arah depan ke belakang atau dari arah vagina ke anus demi mencegah potensi bakteri masuk ke saluran kemih. Selain itu, hindari membersihkan organ intim dengan sabun pembersih terlalu sering karena bisa menyebabkan iritasi. 

  1. Langsung Mandi Begitu Selesai Berolahraga

Penyebab infeksi saluran kemih berikutnya adalah kebiasaan menunda mandi setelah berolahraga. Padahal saat berolahraga, tubuh berkeringat dan membuat pakaian, termasuk pakaian dalam menjadi basah dan lembab. Pakaian dalam yang lembab bisa menjadi sarang bakteri lho. 

So, langsung mandi saja begitu selesai berolahraga dan bersihkan organ intim dengan baik, mengingat pada keringat kita pun ada bakteri yang bisa saja tinggal dan masuk ke tubuh dengan berbagai cara. 

Nah selain 3 kebiasaan yang harus diperbaiki, tetap jaga kebersihan diri, istirahat yang teratur, dan jaga pola makan dengan konsumsi sayur dan buah. Salah satu buah yang bagus untuk jaga saluran kemih adalah Cranberry yang kaya akan antioksidan, vitamin A, vitamin C, zat besi, sodium, dan zinc.

Referensi: